PULAU UNTUNG JAWA, BPSNet – Keterlibatan aktif dan kesadaran masyarakat menjadi kunci utama keberhasilan penanganan masalah lingkungan di wilayah pesisir. Hal ini dibuktikan oleh warga Kelurahan Pulau Untung Jawa, Kecamatan Kepulauan Seribu Selatan, yang terus menunjukkan peran serta nyata dalam mengoptimalkan tata kelola sampah di Tempat Pengolahan Sementara (TPS) RT 02 RW 03.
Melalui pemilahan yang dilakukan secara mandiri oleh warga, sampah organik kini berhasil disulap menjadi kompos dan pupuk menggunakan mesin pengolah khusus. Sementara itu, keterlibatan warga dalam memisahkan jenis sampah anorganik juga menjadi pilar utama dalam mendukung pengembangan program bank sampah di wilayah tersebut.
Manfaat Langsung Dirasakan oleh Masyarakat
Lurah Pulau Untung Jawa, Muslim, menjelaskan bahwa monitoring berkala terus dilakukan untuk memastikan sistem pengolahan berbasis komunitas ini berjalan maksimal. Ia sangat mengapresiasi partisipasi warga yang mulai melihat sampah bukan lagi sebagai limbah, melainkan sebagai sumber daya yang memiliki nilai guna.
“Pengelolaan sampah ini menjadi upaya kami dalam menjaga kebersihan lingkungan sekaligus memberikan nilai manfaat ekonomi bagi warga. Sampah organik diolah menjadi kompos dan pupuk, sedangkan sampah anorganik dipilah dan dipres untuk mendukung kegiatan bank sampah ke depannya,” ujar Muslim, Jumat (29/05/2026).
Muslim menambahkan, dampak dari partisipasi ini langsung dirasakan kembali oleh masyarakat. Warga secara swadaya memanfaatkan hasil kompos dan pupuk tersebut untuk keperluan lingkungan sekitar mereka, seperti material untuk menguruk area pekarangan rumah hingga dijadikan nutrisi bagi tanaman hias dan perkebunan warga.
“Dengan adanya pengelolaan sampah terpadu ini, kami berharap kesadaran masyarakat untuk memilah dan mengelola sampah semakin meningkat sehingga lingkungan Pulau Untung Jawa tetap bersih dan sehat,” imbuhnya.
Dukungan Penuh dari Tingkat RT
Aksi nyata dari warga di akar rumput ini mendapat pengawalan dan dukungan penuh dari pengurus wilayah setempat demi menjamin keberlanjutan program.
Ketua RT 02 RW 03 Pulau Untung Jawa, Idris, menegaskan bahwa warganya menyambut positif skema pengelolaan terpadu ini. Konsep sirkular ekonomi di mana dari warga, oleh petugas, dan kembali ke warga dinilai sangat efektif mengurangi beban lingkungan pulau.
“Program ini sangat baik karena selain mengurangi volume sampah, hasil pengolahannya juga dapat dimanfaatkan kembali oleh warga. Kami berharap kegiatan seperti ini terus berjalan secara berkelanjutan,” tandas Idris.
Ringkasan Berita:
-
Peran Serta Warga: Masyarakat Kelurahan Pulau Untung Jawa aktif melakukan pemilahan sampah organik dan anorganik dari sumbernya.
-
Pemanfaatan Mandiri: Sampah organik yang diolah menjadi pupuk dan kompos di TPS RT 02 RW 03 dimanfaatkan kembali oleh warga untuk menguruk area pekarangan dan menyuburkan tanaman.
-
Dampak Berkelanjutan: Partisipasi aktif warga ini sukses menyokong pengembangan bank sampah lokal sekaligus menekan volume sampah di wilayah kepulauan.


