Pelayanan

Sinergi Kemanusiaan, PMI dan Pemkab Kepulauan Seribu Layani Antar Jenazah Warga Pramuka dan Tidung

Avatar photo
85
×

Sinergi Kemanusiaan, PMI dan Pemkab Kepulauan Seribu Layani Antar Jenazah Warga Pramuka dan Tidung

Sebarkan artikel ini

PULAU SERIBU, BPSNet – Komitmen kemanusiaan kembali ditunjukkan oleh Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Kepulauan Seribu melalui pelayanan antar jenazah bagi warga yang berdomisili di Pulau Tidung dan Pulau Pramuka, Senin (29/12).

Pelayanan yang menyentuh sisi emosional warga ini diberikan secara responsif setelah pihak keluarga menghubungi saluran hotline posko siaga PMI yang tetap bersiaga penuh di tengah suasana libur akhir tahun.

Penjemputan pertama dilakukan dengan menempuh perjalanan darat cukup jauh, yakni menjemput jenazah warga Pulau Pramuka, Kelurahan Pulau Panggang, dari rumah duka di bilangan Pamulang, Tangerang Selatan.

Pada saat yang bersamaan, koordinasi erat ditunjukkan melalui pengerahan armada mobil jenazah dukungan PMI Kota Jakarta Utara untuk menjemput jenazah warga Pulau Tidung yang berada di RSUD Koja, Jakarta Utara.

Kedua armada darat tersebut bergerak serentak menuju titik temu di Pelabuhan Marina Ancol, Jakarta Utara, sebagai gerbang utama proses pemulangan jenazah menuju kampung halaman di wilayah kepulauan.

Setibanya di pelabuhan, kedua jenazah segera dipindahkan ke Kapal Jenazah Praja Jempana Antaka XI (KM PJA XI), armada laut andalan Pemerintah Kabupaten Kepulauan Seribu yang telah bersiap di dermaga.

Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Aspemkesra) Kepulauan Seribu, Purnomo, membantu memfasilitasi koordinasi lintas sektoral agar seluruh rangkaian penjemputan berjalan lancar.

Purnomo, yang juga merupakan Anggota Dewan Kehormatan PMI Kepulauan Seribu, memastikan komunikasi antara posko PMI dan operator kapal pemerintah tetap terjaga secara intensif.

Ia menegaskan bahwa kolaborasi antara PMI dan Pemerintah Kabupaten telah terintegrasi secara sistematis dalam satu jalur komando guna memastikan pelayanan publik berjalan tanpa hambatan birokrasi.

“Sinergi ini memastikan bahwa saat warga membutuhkan bantuan, armada darat PMI dan armada laut Pemkab akan langsung terkoneksi untuk memberikan pelayanan yang cepat dan memudahkan,” ujar Purnomo melalui sambungan telepon.

Kehadiran layanan terpadu ini diharapkan menjadi oase bagi warga kepulauan dalam menghadapi situasi sulit, sekaligus menghapus kendala geografis yang selama ini menjadi hambatan dalam urusan kedaruratan.

Bagaimana Anda menilai informasi ini? Berikan reaksi Anda!

Dukung Konten Berkualitas

Jika artikel ini bermanfaat bagi Anda, pertimbangkan untuk memberikan donasi melalui e-wallet.

Gunakan nomor: 082118113019 untuk melakukan donasi melalui aplikasi e-wallet pilihan Anda.

Lihat tata cara donasi di sini