Kepulauan Seribu – Sejumlah warga di Pulau Untung Jawa dan Pulau Pari, Kepulauan Seribu Selatan, mengikuti pelatihan pengolahan hasil perikanan yang diadakan oleh Sudin Kelautan Perikanan dan Ketahanan Pangan (KPKP) Kepulauan Seribu.
Dalam pelatihan yang berlangsung di kedua pulau tersebut, para peserta—yang terdiri dari anggota kelompok pengolah hasil perikanan (Poklahsar-red) dan PKK—dilatih untuk membuat abon berbahan dasar ikan dengan standar kualitas komersil.
“Melalui kegiatan ini, diharapkan para peserta tidak hanya dapat meningkatkan pengetahuan dan keterampilan dalam pengolahan produk perikanan, namun juga mampu menciptakan produk dengan nilai tambah yang lebih tinggi,” ujar Kepala Sudin KPKP, Nurliati, Selasa (29/4).
Selain pembuatan abon, pelatihan juga mencakup pengolahan rumput laut menjadi minuman segar. Produk minuman tersebut merupakan salah satu inovasi yang diharapkan dapat memanfaatkan sumber daya alam yang melimpah di Kepulauan Seribu.
Kegiatan pelatihan ini merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah untuk mendukung peningkatan kesejahteraan warga melalui diversifikasi produk perikanan. Dengan pengolahan yang tepat, hasil tangkapan ikan tidak hanya dijual dalam bentuk mentah, tetapi diolah menjadi produk olahan bernilai ekonomi tinggi.
“Kami percaya bahwa dengan peningkatan kapasitas pengolahan, produk-produk perikanan lokal dapat bersaing di pasar yang lebih luas.” tambah Nurliati.
Program pelatihan pengolahan hasil perikanan ini merupakan salah satu dari berbagai langkah strategis untuk menggerakkan sektor ekonomi lokal di Kepulauan Seribu. Diharapkan, melalui peningkatan kualitas dan keragaman produk olahan, mata pencaharian masyarakat dapat meningkat secara signifikan.
Dukung Konten Berkualitas
Jika artikel ini bermanfaat bagi Anda, pertimbangkan untuk memberikan donasi melalui e-wallet.
Gunakan nomor: 082118113019 untuk melakukan donasi melalui aplikasi e-wallet pilihan Anda.













