PULAU UNTUNG JAWA, BPSNet – Perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-72 Pulau Untung Jawa berlangsung khidmat dan meriah. Dipusatkan di Taman Pinisi, Sabtu (14/02/2026), perhelatan ini memadukan doa bersama, pelestarian sejarah, hingga pagelaran budaya sebagai bentuk syukur masyarakat atas kemajuan pulau yang menjadi destinasi unggulan tersebut.
Acara puncak ini dihadiri oleh Lurah Pulau Untung Jawa, Muslim, bersama jajaran TNI/Polri, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta jajaran SKPD/UKPD terkait. Kehadiran masyarakat yang memadati area Taman Pinisi menambah suasana kebersamaan yang hangat di tengah angin sepoi-sepoi pesisir.
Lurah Pulau Untung Jawa, Muslim, menjelaskan bahwa peringatan tahun ini terasa spesial karena berdekatan dengan persiapan memasuki bulan suci Ramadan. Pihaknya sengaja mengemas acara dalam bentuk tasyakuran besar guna memperkuat nilai-nilai religius dan budaya lokal.
“Kami telah menyiapkan berbagai acara menarik untuk terus melestarikan nilai-nilai budaya dan menjaga kelestarian lingkungan. Hari ini kita doa bersama dan tasyakuran, sekaligus menyambut datangnya bulan suci Ramadan dengan hati yang bersih,” ujar Muslim.
Rangkaian HUT ke-72 ini tidak hanya sekadar seremonial. Sejumlah ritual adat dan sejarah dilakukan untuk mengenalkan asal-usul pulau kepada generasi muda. Salah satu momen emosional adalah pembacaan sejarah perpindahan masyarakat dari Pulau Ubi menuju Pulau Untung Jawa puluhan tahun silam.
“Sebelumnya kami melakukan tabur bunga dan doa bersama di Pulau Ubi. Ini adalah bentuk penghormatan dan syukur atas sejarah panjang kepindahan warga terdahulu. Pada malam harinya, kami juga melaksanakan ritual tolak bala dan doa bersama di delapan titik persimpangan jalan agar Pulau Untung Jawa senantiasa dijauhkan dari mara bahaya,” ungkap Muslim.
Selain aspek spiritual, acara ini dimeriahkan dengan penampilan tari tradisional dan bazar kuliner khas pulau yang memanjakan lidah para wisatawan. Muslim berharap, perayaan ini menjadi daya tarik wisata budaya yang dapat meningkatkan kesejahteraan ekonomi warga setempat.
“Kegiatan ini penting agar anak muda kita tidak lupa dengan identitas dan sejarah kampung halamannya. Di sisi lain, kemasan budaya seperti ini terbukti mampu menarik minat wisatawan untuk berkunjung dan mengenal lebih dekat keunikan Pulau Untung Jawa,” pungkasnya.
Ringkasan Berita:
Tradisi Ritual: HUT ke-72 Pulau Untung Jawa diwarnai ritual tabur bunga di Pulau Ubi dan doa tolak bala serentak di 8 persimpangan jalan untuk memohon keselamatan wilayah.
Edukasi Sejarah: Acara menonjolkan sejarah perpindahan warga Pulau Ubi ke Pulau Untung Jawa guna menumbuhkan cinta tanah air bagi generasi muda.
Wisata Budaya: Perayaan ini menjadi magnet wisatawan melalui pagelaran tari tradisional dan bazar kuliner khas, sekaligus menjadi momen tasyakuran menyambut Ramadan.
Dukung Konten Berkualitas
Jika artikel ini bermanfaat bagi Anda, pertimbangkan untuk memberikan donasi melalui e-wallet.
Gunakan nomor: 082118113019 untuk melakukan donasi melalui aplikasi e-wallet pilihan Anda.













