Pulau Pramuka – Suasana tenang di Pantai Sunrise di Pulau Pramuka sempat diguncang oleh insiden tak terduga. Sebuah pohon cemara laut roboh dan batangnya kemudian menimpa salah satu pendopo di lokasi wisata tersebut. Meski momen ini terjadi di hari Lebaran pertama, aparat Gulkarmat langsung turun tangan untuk mengantisipasi kerusakan lebih lanjut.
Budi Santos, Korlap Sektor 7 Kompi C Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Utara dan Kepulauan Seribu, menyampaikan bahwa laporan kerusakan diterima dari warga sekitar. “Kami mendapat laporan tentang pohon roboh di Pantai Sunrise dan batangnya menimpa pendopo,” ujarnya.
Untuk membenahi situasi, pihaknya mengerahkan delapan petugas yang dibantu dengan alat potong mesin dan tali penarik. Tujuannya adalah untuk mengurangi risiko patahan batang yang dapat merusak lebih jauh bangunan pendopo. “Kami langsung melakukan pemotongan pada batang yang roboh dan menariknya agar tidak menimbulkan kerusakan pada pendopo,” jelas Budi di lapangan.

Insiden ini diinformasikan oleh warga pada Senin siang, meskipun laporan awal diterima pada Jumat malam. Budi menambahkan, “Kebetulan hari ini lebaran pertama. Mungkin beberapa dinas lain sedang libur, tapi kami dari Gulkarmat tetap piket dan segera merespons permintaan warga.”
Kehadiran teknologi dan koordinasi yang cepat di antara petugas menjadi kunci dalam menyelesaikan insiden ini, sehingga meski terjadi kerusakan, bangunan pendopo tetap aman dan dapat segera diperbaiki.
[poll id=”3″]
Dukung Konten Berkualitas
Jika artikel ini bermanfaat bagi Anda, pertimbangkan untuk memberikan donasi melalui e-wallet.
Gunakan nomor: 082118113019 untuk melakukan donasi melalui aplikasi e-wallet pilihan Anda.







