Warga Kepulauan Seribu Terima 2.400 Bibit Cabai Gratis

Warga menerima bibit cabai gratis hasil produksi Green House Pramuka yang didistribusikan Sudin KPKP Kepulauan Seribu untuk mendukung ketahanan pangan dan pemanfaatan pekarangan rumah. Foto: Sudin KPKP Kepulauan Seribu.
Warga menerima bibit cabai gratis hasil produksi Green House Pramuka yang didistribusikan Sudin KPKP Kepulauan Seribu untuk mendukung ketahanan pangan dan pemanfaatan pekarangan rumah. Foto: Sudin KPKP Kepulauan Seribu.

📌 RINGKASAN BERITA

  • 2.400 bibit tersalurkan: Sebanyak 2.400 bibit cabai gratis hasil Green House Pramuka telah diterima warga dan berbagai instansi di Kepulauan Seribu sepanjang Januari hingga Juni 2026.
  • Program berlanjut: Sudin KPKP Kepulauan Seribu kembali menyiapkan 1.200 bibit cabai yang ditargetkan mulai didistribusikan kepada masyarakat pada September 2026.

PRAMUKA, BPSNet — Sebanyak 2.400 bibit cabai gratis telah diterima warga Kepulauan Seribu sepanjang Januari hingga Juni 2026 melalui program ketahanan pangan yang dijalankan Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan, dan Pertanian (KPKP) Kepulauan Seribu.

Bibit hasil produksi Green House Pramuka tersebut dibagikan kepada masyarakat dan berbagai fasilitas publik guna memperkuat kemandirian pangan di wilayah kepulauan.

Kepala Seksi Pertanian Kepulauan Seribu, Helena Simarmata, mengatakan program pembagian bibit cabai terbuka bagi seluruh masyarakat. Warga cukup menunjukkan Kartu Tanda Penduduk (KTP) untuk memperoleh bantuan sebanyak lima bibit cabai secara gratis.

“Program ini terbuka bagi masyarakat. Warga hanya perlu menunjukkan KTP untuk mendapatkan lima bibit cabai secara gratis,” ujar Helena.

Petugas Sudin KPKP Kepulauan Seribu menyiapkan dan menyerahkan bibit cabai hasil Green House Pramuka kepada masyarakat sebagai bagian dari program ketahanan pangan di wilayah Kepulauan Seribu. Foto: Sudin KPKP Kepulauan Seribu.

Selain dibagikan kepada masyarakat, bibit cabai juga didistribusikan ke berbagai fasilitas publik dan lembaga kemasyarakatan sebagai upaya memperluas gerakan bercocok tanam di Kepulauan Seribu.

Menurut Helena, penerima bantuan meliputi kantor kelurahan, puskesmas, RPTRA, Kelompok Wanita Tani (KWT), Suku Dinas Lingkungan Hidup, Gulkarmat, Kantor Urusan Agama, masjid, hingga sekolah-sekolah.

Ia menjelaskan, tingginya antusiasme masyarakat menjadi dorongan bagi Sudin KPKP Kepulauan Seribu untuk kembali memproduksi bibit cabai. Proses pembibitan telah dimulai pada Juli 2026 dengan target 1.200 bibit siap didistribusikan pada September mendatang.

Program tersebut diharapkan mampu meningkatkan ketahanan pangan rumah tangga sekaligus mendorong masyarakat memanfaatkan lahan pekarangan sebagai media budidaya tanaman produktif.

Selain membantu memenuhi kebutuhan pangan keluarga, gerakan ini juga diharapkan dapat memperindah lingkungan permukiman di Kepulauan Seribu.

Exit mobile version