Sekolah

Kuota Prestasi Penuh, SPMB Kepulauan Seribu Masuki Jalur Afirmasi

×

Kuota Prestasi Penuh, SPMB Kepulauan Seribu Masuki Jalur Afirmasi

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi

JAKARTA, BPSNet — Pemerintah Kabupaten Kepulauan Seribu resmi menyelesaikan tahapan pertama Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) tahun 2026 untuk jalur prestasi. Dengan terisinya seluruh alokasi kuota yang berada di kisaran 27,5 hingga 30 persen, proses seleksi kini mulai dialihkan fokusnya pada jalur afirmasi.

Kepala Suku Dinas Pendidikan (Kasudindik) Kabupaten Kepulauan Seribu, Muhammad Thohari, mengungkapkan bahwa pelaksanaan seleksi pada tahapan awal tersebut berjalan kondusif. Sistem pendaftaran secara daring (online) juga telah menyerap seluruh kapasitas tampung yang disediakan untuk kategori prestasi di jenjang SMA dan SMK.

Sponsored Banner Pulauseribu.co.id

Terkait teknis pelaksanaan, terdapat perbedaan perlakuan antara jenjang pendidikan usia dini dan dasar dengan jenjang pendidikan menengah. Khusus untuk tingkat TK dan SD, proses penerimaan tidak disamakan dengan wilayah daratan Jakarta, melainkan disesuaikan sepenuhnya dengan kondisi geografis di Kepulauan Seribu melalui kebijakan mandiri sekolah.

Kepala Suku Dinas Pendidikan Kabupaten Kepulauan Seribu, M. Tohari

“Untuk TK dan SD diberikan keleluasaan karena kondisi masyarakat kepulauan berbeda dengan wilayah daratan. Prosesnya dilakukan melalui sistem yang diatur oleh masing-masing sekolah,” ujar Thohari, Sabtu (27/06/2026).

Sementara itu, untuk jenjang pendidikan yang lebih tinggi seperti SMP, SMA, dan SMK, seluruh proses pendaftaran dilaksanakan secara terpusat melalui sistem daring. Khusus pada jalur prestasi jenjang SMA dan SMK, sistem pendaftaran dipastikan memberikan ruang utama bagi anak-anak yang berdomisili di wilayah kepulauan.

Meskipun portal daring tetap dapat diakses secara terbuka oleh calon siswa dari luar wilayah pulau, sistem seleksi dikondisikan untuk mendahulukan peserta didik asal Kepulauan Seribu yang memenuhi kualifikasi syarat pendaftaran. Thohari menegaskan bahwa jika ada pendaftar dari daratan tetap bisa mengakses, tetapi ketika ada anak-anak pulau yang memenuhi syarat dan mendaftar, mereka yang akan diutamakan.

Setelah kuota prestasi terisi penuh, panitia SPMB Kepulauan Seribu kini mengalihkan fokus operasional pada tahapan kedua, yaitu jalur afirmasi. Jalur ini diperuntukkan bagi kelompok masyarakat yang membutuhkan kepastian akses pendidikan khusus sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Kategori penerima manfaat pada jalur afirmasi ini meliputi peserta didik dari keluarga pemegang Kartu Jakarta Pintar (KJP) Plus, anak-anak dari orang tua yang menjadi korban pandemi Covid-19, serta para pelajar penyandang disabilitas.

Ringkasan Berita:

  • Status Kuota: Jalur prestasi SPMB 2026 tingkat SMA/SMK di Kepulauan Seribu resmi ditutup setelah kuota sebesar 27,5 hingga 30 persen terpenuhi seluruhnya.

  • Sistem Fleksibel: Mekanisme pendaftaran TK dan SD dilakukan secara mandiri oleh pihak sekolah guna menyesuaikan tantangan geografis pulau, sedangkan SMP hingga SMA/SMK menggunakan sistem daring terpusat.

  • Tahap Lanjutan: Proses seleksi saat ini memasuki gelombang jalur afirmasi yang menyasar pemegang KJP Plus, anak korban Covid-19, dan penyandang disabilitas.