PULAU UNTUNG JAWA, BPSNet – Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Sudin Gulkarmat) Jakarta Utara dan Kepulauan Seribu terus memperkuat sistem pertahanan kebakaran berbasis masyarakat. Kali ini, puluhan warga Pulau Untung Jawa digembleng dalam kegiatan Pembinaan Relawan Pemadam Kebakaran (Redkar) guna meminimalkan risiko kebakaran di wilayah pesisir.
Kegiatan yang dipusatkan di Gedung Serbaguna Sudin Parekraf Kepulauan Seribu ini merupakan bagian dari program strategis yang didanai melalui APBD Tahun 2026. Langkah ini diambil mengingat karakteristik wilayah kepulauan yang memiliki tantangan tersendiri dalam hal aksesibilitas armada pemadam besar.
Kepala Sektor VIII Kecamatan Kepulauan Seribu Selatan, Sumarno, menjelaskan bahwa pembinaan dilakukan secara bertahap selama dua hari. Fokus utamanya adalah membekali warga dengan keterampilan teknis agar mampu melakukan penanganan awal jika terjadi percikan api di lingkungan pemukiman yang padat.
“Pada hari pertama kami memberikan sosialisasi pencegahan kepada tiga puluh warga. Hari kedua ini, tiga puluh relawan Redkar kami bina secara intensif agar mereka memiliki pengetahuan dan keterampilan dasar dalam penanganan kebakaran sebelum petugas tiba di lokasi,” ujar Sumarno, Jumat (24/04/2026).
Menurut Sumarno, keberadaan Redkar sangat vital di Kepulauan Seribu. Relawan ini diproyeksikan menjadi garda terdepan yang mampu bergerak cepat saat terjadi keadaan darurat, sehingga potensi kerugian materil maupun korban jiwa dapat ditekan semaksimal mungkin.
Lurah Pulau Untung Jawa, Muslim, menyambut baik inisiatif ini. Ia menilai pelatihan praktis semacam ini sangat dibutuhkan masyarakat untuk membangun kemandirian dalam menghadapi bencana.
“Kami sangat mengapresiasi dan mendukung penuh. Pembekalan ini memberikan rasa aman bagi warga karena mereka kini tahu langkah praktis apa yang harus diambil saat melihat potensi bahaya api di lingkungan masing-masing,” ucap Muslim.
Antusiasme peserta juga terlihat tinggi. Andi (35), salah seorang peserta, mengaku materi yang diberikan sangat aplikatif, terutama mengenai teknik penggunaan Alat Pemadam Api Ringan (APAR) dan penanganan kebocoran gas yang sering menjadi pemicu kebakaran rumah tangga.
“Materinya sangat mudah dipahami. Kami jadi tidak panik dan tahu langkah awal yang benar. Ilmu ini sangat penting untuk menjaga keselamatan keluarga dan tetangga di pulau,” pungkasnya.
Ringkasan Berita:
Garda Terdepan: 30 relawan Redkar di Pulau Untung Jawa dilatih secara teknis oleh Sudin Gulkarmat sebagai langkah antisipasi kebakaran di wilayah sulit akses.
Materi Aplikatif: Pembinaan meliputi teori pencegahan hingga praktik penanganan awal kebakaran menggunakan alat pemadam api.
Sinergi Wilayah: Program yang didanai APBD 2026 ini didukung penuh oleh pihak Kelurahan guna menciptakan lingkungan pemukiman yang tangguh bencana.
Dukung Konten Berkualitas
Jika artikel ini bermanfaat bagi Anda, pertimbangkan untuk memberikan donasi melalui e-wallet.
Gunakan nomor: 082118113019 untuk melakukan donasi melalui aplikasi e-wallet pilihan Anda.












