PULAU KELAPA, BPSNet — Pemerintah Kabupaten Administrasi Kepulauan Seribu melalui Suku Dinas Sumber Daya Air (SDA) mengebut peninggian tanggul sepanjang 70 meter di Pulau Kelapa. Langkah taktis ini diambil sebagai komitmen nyata untuk membentengi wilayah daratan dari ancaman abrasi dan terjangan rob.
Proyek penguatan infrastruktur pesisir tersebut difokuskan pada area pantai barat di sekitar lapangan sepak bola, wilayah RW 01 Kelurahan Pulau Kelapa. Penataan fisik ini sangat krusial mengingat titik tersebut menjadi garda terdepan perlindungan pemukiman warga dari gelombang pasang.
Kepala Suku Dinas SDA Kepulauan Seribu, Frans Agustinus Siahaan, menegaskan bahwa pengerjaan ini merupakan respons cepat atas keluhan masyarakat setempat. Usulan penataan garis pantai tersebut sebelumnya telah disepakati bersama dalam forum musyawarah perencanaan pembangunan tingkat kelurahan.
“Peninggian tanggul tersebut merupakan tindak lanjut atas usulan warga yang disampaikan melalui forum musyawarah sebagai upaya memperkuat infrastruktur pesisir,” ujar Frans, Selasa (23/06/2026). Pihaknya optimistis proyek penguatan ini rampung tepat waktu sebelum siklus pasang air laut tertinggi melanda kawasan pemukiman.
Guna mengejar target penyelesaian, sebanyak delapan personel Pasukan Biru Sudin SDA diterjunkan langsung ke lokasi kerja setiap hari. Mereka bahu-membahu melakukan proses pengecoran manual secara berkala untuk memastikan kekokohan material beton penahan ombak.
Secara teknis, dinding pembatas pantai baru yang sedang digarap ini dirancang memiliki penampang atas setebal 59 sentimeter. Ketebalan tersebut dinilai ideal untuk memecah energi gelombang laut agar tidak langsung mengikis pondasi tanah di pesisir.
Sebelum dilakukan renovasi fisik, struktur tanggul lama di kawasan lapangan bola tersebut tercatat hanya setinggi 1,5 meter. Dimensi eksisting itu kerap gagal membendung limpasan air laut ketika cuaca ekstrem memicu kenaikan volume ombak di perairan utara Jakarta.
Untuk mengoptimalkan fungsi proteksi daratan, petugas di lapangan akhirnya menambah tinggi bangunan pelindung pantai tersebut sejauh 25 sentimeter. Tambahan elevasi ini diproyeksikan mampu mereduksi risiko banjir rob secara signifikan di lingkungan sekitar.
Pemkab Kepulauan Seribu berharap rampungnya proyek ini dapat menjaga stabilitas lingkungan Pulau Kelapa secara berkelanjutan. Partisipasi aktif warga dalam merawat infrastruktur laut menjadi modal penting demi mempertahankan ketahanan jangka panjang wilayah pesisir.
Ringkasan Berita:
-
Antisipasi Abrasi: Sudin SDA Kepulauan Seribu melakukan proyek peninggian tanggul penahan ombak di sisi barat lapangan sepak bola RW 01, Pulau Kelapa.
-
Aspirasi Warga: Kepala Sudin SDA Frans Agustinus Siahaan menyatakan proyek fisik sepanjang 70 meter ini merupakan tindak lanjut dari usulan warga dalam forum musyawarah.
-
Spesifikasi Teknis: Struktur tanggul yang semula setinggi 1,5 meter ditambah ketinggiannya sebanyak 25 cm oleh delapan personel Pasukan Biru guna mengoptimalkan ketahanan pasang air laut.






