PULAU PRAMUKA, BPSNet – Kondisi fisik gapura selamat datang di dermaga utama Pulau Pramuka, Kelurahan Pulau Panggang, Kecamatan Kepulauan Seribu Utara, menjadi sorotan para pengunjung. Pintu masuk utama menuju pusat pemerintahan Kabupaten Administrasi Kepulauan Seribu ini tampak mengalami kerusakan fisik di beberapa bagian.
Berdasarkan pantauan langsung di lokasi pada Minggu (04/01/2026), karat terlihat jelas menyelimuti papan nama besar bertuliskan “Pusat Pemerintahan Kabupaten Administrasi Kepulauan Seribu”. Gerbang yang seharusnya menjadi wajah depan kabupaten ini tampak kurang mendapatkan sentuhan perawatan rutin sehingga tampilannya memudar.
Salah satu wisatawan asal Depok, Andi Pratama (42), mengungkapkan perasaannya saat melihat kondisi gerbang tersebut. Andi yang datang berkunjung bersama keluarganya menggunakan kapal cepat (speedboat) menyempatkan diri melihat-lihat suasana sekitar dermaga sebelum menuju area wisata.
Pria tersebut mengaku sangat menyayangkan kondisi gapura yang sudah dipenuhi karat di bagian penyangganya. Menurutnya, sebagai objek pertama yang dilihat wisatawan saat turun dari kapal, estetika gerbang tersebut seharusnya tetap terjaga dengan baik untuk memberikan kesan pertama yang positif.
Andi menjelaskan bahwa gapura tersebut sebenarnya merupakan latar belakang foto yang sangat ikonik bagi wisatawan. Berfoto di bawah tulisan pusat pemerintahan seolah menjadi ritual wajib untuk membuktikan bahwa seseorang telah benar-benar menginjakkan kaki di jantung administratif Kepulauan Seribu.
“Sangat disayangkan kondisinya kusam begitu. Padahal ini salah satu background foto favorit wisatawan yang berkunjung ke Pulau Pramuka sebagai pusat pemerintahan. Sekarang tampilannya kurang segar dipandang karena relief biota lautnya juga pudar,” ujar Andi.
Menanggapi hal tersebut, Lurah Pulau Panggang, Jamaludin, memberikan klarifikasi bahwa revitalisasi gapura tersebut telah masuk ke dalam agenda kerja pemerintah setempat. Ia menyatakan bahwa perbaikan gerbang dermaga utama telah menjadi program prioritasnya pada tahun 2026 ini.
Jamaludin menambahkan, pihaknya bahkan telah mengusulkan rencana penambahan ornamen-ornamen baru yang jauh lebih menarik untuk mempercantik area tersebut. Hal ini dilakukan agar wajah Pulau Pramuka sebagai ibu kota kabupaten semakin representatif bagi wisatawan maupun tamu kedinasan.
“Insya Allah dalam waktu dekat akan segera diperbaiki. Kami juga akan menambahkan ornamen-ornamen agar tampilannya lebih menarik dan estetik bagi siapa pun yang berkunjung,” tegas Jamaludin saat dikonfirmasi terkait rencana penataan kawasan tersebut.
Dukung Konten Berkualitas
Jika artikel ini bermanfaat bagi Anda, pertimbangkan untuk memberikan donasi melalui e-wallet.
Gunakan nomor: 082118113019 untuk melakukan donasi melalui aplikasi e-wallet pilihan Anda.











