📌 RINGKASAN BERITA
- Inovasi Maskot Animasi: Sudin LH Kepulauan Seribu meluncurkan karakter Bang Libra dan Mpo Lisa untuk mengedukasi warga secara interaktif lewat jargon gerakan “Lihat Berantakan Rapikan” dan “Lihat Sampah Ambil”.
- Kawal Ingub Pemilahan Sampah: Selain aksi pungut sampah, media visual ini difokuskan sebagai sarana strategis mengawal implementasi Ingub Nomor 5 Tahun 2026 tentang pemilahan sampah langsung dari sumber rumah tangga.
KEPULAUAN SERIBU, BPSNet — Menjaga kebersihan wilayah pesisir kini tidak lagi melulu soal instruksi kaku. Suku Dinas Lingkungan Hidup (Sudin LH) Kepulauan Seribu melakukan gebrakan edukasi segar melalui peluncuran video animasi interaktif. Langkah inovatif ini menghadirkan dua karakter maskot andalan, yaitu Bang Libra dan Mpo Lisa, sebagai motor penggerak kesadaran lingkungan bagi seluruh warga pulau.
Pendekatan visual yang atraktif ini sengaja dipilih untuk menjangkau seluruh lapisan masyarakat secara lebih humanis. Melalui visualisasi digital, pesan-pesan penting mengenai kelestarian ekosistem laut dan pemukiman dapat disampaikan dengan gaya yang ringan, menghibur, namun tetap membawa bobot edukasi yang kuat.
Kepala Seksi Peran Serta Masyarakat dan Penaatan Hukum Sudin LH Kepulauan Seribu, Riza Lestari Ningsih, menjelaskan bahwa kehadiran Bang Libra dan Mpo Lisa diharapkan mampu memicu perubahan perilaku nyata di tengah masyarakat. Dalam setiap episodenya, kedua karakter ini memperagakan aksi lapangan (sweeping) ke area pemukiman warga untuk memantau sekaligus memberikan contoh langsung mengenai pengelolaan limbah rumah tangga.
Ada dua jargon aksi praktis yang melekat pada kedua maskot ini dan dirancang agar mudah diingat serta diaplikasikan dalam kehidupan sehari-hari. Bang Libra membawa prinsip “Lihat Berantakan, Rapikan”, sebuah ajakan moral agar warga tanggap menjaga kerapian lingkungan sekitar. Sementara itu, Mpo Lisa mengusung gerakan “Lihat Sampah, Ambil”, yang melatih kepedulian spontan untuk memungut sampah tercecer dan membuangnya secara tepat.
Tidak sekadar menjaga kebersihan fisik, kampanye kreatif lewat animasi ini juga menjadi instrumen strategis dinas dalam mengawal implementasi regulasi daerah, khususnya Instruksi Gubernur (Ingub) Nomor 5 Tahun 2026. Fokus utama dari aturan ini adalah mendorong masyarakat untuk melakukan pemilahan sampah langsung dari sumbernya, yaitu dari lingkup dapur rumah tangga masing-masing.
Melalui konten edukasi ini, warga diingatkan kembali untuk memisahkan sampah berdasarkan kategorinya—mulai dari organik, anorganik, hingga limbah B3—sebelum diletakkan di wadah penampungan depan rumah untuk diangkut oleh petugas. Dengan sinergi yang kuat antara inovasi visual dinas dan peran aktif warga, Sudin LH Kepulauan Seribu optimistis komitmen mewujudkan wilayah kepulauan yang bersih, sehat, dan harmonis demi masa depan Jakarta dapat tercapai secara berkelanjutan. AF/Red
Berikut animasinya :







