📌 RINGKASAN BERITA
- Peran Keluarga: Lurah Pulau Panggang menegaskan keluarga merupakan benteng pertama dalam membentuk karakter anak melalui pengawasan dan pembiasaan perilaku positif sejak dini.
- Edukasi Langsung: Gerakan Penyuluhan Keluarga Serentak menyasar warga hingga tingkat RW dan dirangkai dengan kegiatan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) untuk menciptakan lingkungan yang sehat.
PULAU PANGGANG, BPSNet — Lurah Pulau Panggang, Jamaluddin, mengajak masyarakat memperkuat peran keluarga sebagai fondasi utama dalam membentuk karakter anak. Menurutnya, keluarga menjadi benteng pertama yang menentukan tumbuh kembang generasi sejak usia dini.
Pesan tersebut disampaikan Jamaluddin saat Gerakan Penyuluhan Keluarga Serentak yang digelar Kelurahan Pulau Panggang, Kecamatan Kepulauan Seribu Utara, Jumat (03/07/2026), sebagaimana dikutip BPSNet dari siaran pers resmi Kominfotik Kepulauan Seribu.
Mengusung tema “Keluarga Siaga, Anak Terlindungi, Pengawasan Orang Tua dan Kebiasaan Positif Anak”, kegiatan diawali dengan apel bersama yang melibatkan kader Dasawisma, kader Jumantik, pengurus RT/RW, Tim Penggerak PKK, pengelola RPTRA, aparatur kelurahan, hingga unsur masyarakat. Setelah apel, seluruh peserta diterjunkan ke masing-masing wilayah RW untuk memberikan penyuluhan secara langsung kepada warga.
Jamaluddin mengatakan, keluarga memiliki peran strategis dalam membangun karakter anak sekaligus memberikan perlindungan dari berbagai pengaruh negatif di lingkungan sekitar. Karena itu, pengawasan orang tua dan pembiasaan perilaku positif harus dimulai dari rumah.
“Kami ingin memastikan keluarga memiliki pemahaman yang baik tentang pentingnya pengawasan terhadap anak, membangun kebiasaan positif sejak dini, serta menjaga lingkungan tetap bersih melalui kegiatan PSN. Peran keluarga menjadi kunci utama dalam menciptakan generasi yang sehat, cerdas, dan terlindungi,” ujarnya.
Selain penyuluhan, kegiatan juga dirangkai dengan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) sebagai upaya meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga kebersihan lingkungan. Langkah tersebut dinilai sejalan dengan upaya menciptakan lingkungan yang sehat dan aman bagi tumbuh kembang anak.
Menurut Jamaluddin, keterlibatan berbagai unsur masyarakat menunjukkan bahwa penguatan ketahanan keluarga bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah. Kolaborasi antara aparatur, kader, dan warga dinilai menjadi modal penting dalam mewujudkan lingkungan yang ramah anak.
Ia berharap Gerakan Penyuluhan Keluarga Serentak mampu meningkatkan kepedulian masyarakat terhadap perlindungan anak, kesehatan lingkungan, dan penguatan peran keluarga sebagai fondasi pembangunan sumber daya manusia di Kepulauan Seribu.
Sementara itu, warga RW 02 Pulau Panggang, Siti Nurhayati, mengaku memperoleh banyak manfaat dari kegiatan tersebut. Menurutnya, edukasi yang diberikan membuat para orang tua semakin memahami pentingnya mendampingi anak sekaligus menjaga lingkungan tetap bersih.
“Kami jadi lebih memahami pentingnya mengawasi aktivitas anak dan membiasakan perilaku positif di rumah. Selain itu, kegiatan PSN juga mengingatkan kami untuk terus menjaga kebersihan lingkungan agar terhindar dari penyakit,” katanya.







