📌 KRONOLOGI SINGKAT
- 08.15 WIB: KM Makmur Jaya berangkat dari Pelabuhan Kali Adem membawa 150 penumpang.
- 09.55 WIB: Kapal mengalami gangguan, diduga akibat BBM bercampur air, lalu terombang-ambing di barat Pulau Pari.
- 10.20 WIB: Laporan diterima Pos Gulkarmat Pulau Pari.
- 10.22 WIB: Rescue Boat diberangkatkan menuju lokasi.
- 10.25 WIB: Seluruh penumpang dievakuasi dan menjalani pemeriksaan kesehatan.
- 13.30 WIB: Evakuasi selesai. Penumpang diberangkatkan menggunakan kapal BPBD dan kapal reguler Dishub DKI Jakarta.
PULAU PARI, BPSNet — Insiden kandasnya KM Makmur Jaya di perairan Pulau Pari, Kepulauan Seribu Selatan, Minggu (05/07/2026), sempat memicu kepanikan ratusan penumpang. Beruntung, berkat gerak cepat warga dan lintas instansi, seluruh 150 penumpang sesuai manifes berhasil dievakuasi dalam keadaan selamat.
Berdasarkan informasi yang dihimpun BPSNet dari laporan resmi Sudin Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Utara dan Kepulauan Seribu, hasil pantauan kontributor di Pulau Pari, serta keterangan sejumlah saksi, berikut kronologi lengkap insiden tersebut.
08.15 WIB: Berangkat dari Pelabuhan Kali Adem
KM Makmur Jaya bertolak dari Pelabuhan Kali Adem, Jakarta Utara, menuju Pulau Pramuka dengan membawa 150 penumpang sesuai manifes. Selain warga Kepulauan Seribu, kapal juga mengangkut wisatawan yang hendak menikmati libur akhir pekan di sejumlah pulau.
09.55 WIB: BBM Diduga Bercampur Air, Kapal Kehilangan Tenaga
Saat berada di sebelah barat Pulau Pari, kapal mendadak mengalami gangguan. Berdasarkan laporan awal petugas, awak kapal menemukan indikasi bahan bakar (BBM) bercampur air, sehingga mesin tidak dapat bekerja normal. Kapal kemudian kehilangan tenaga dan terombang-ambing di tengah laut selama beberapa menit akibat dorongan arus dan angin timur.
Sementara itu, nahkoda kapal kepada BPSNet menjelaskan mesin tidak dapat dihidupkan kembali karena gangguan pada sistem starter. Penyebab pasti kerusakan masih menunggu pemeriksaan lebih lanjut oleh pihak berwenang.
10.20 WIB: Laporan Diterima Pos Gulkarmat Pulau Pari
Seorang warga bernama Akbar melaporkan kejadian tersebut ke Pos Gulkarmat Pulau Pari. Laporan langsung ditindaklanjuti dengan mengerahkan tim penyelamat menuju lokasi kapal yang mulai terbawa arus mendekati kawasan karang.
10.22 WIB: Rescue Boat Meluncur ke Lokasi
Satu unit Rescue Boat Sudin Gulkarmat Jakarta Utara dan Kepulauan Seribu bersama empat personel bergerak menuju lokasi kejadian. Warga Pulau Pari dan nelayan setempat juga ikut memberikan bantuan untuk mempercepat proses penyelamatan.
10.24 WIB: Tim Penyelamat Tiba
Hanya dua menit setelah diberangkatkan, tim penyelamat tiba di lokasi. Prioritas utama saat itu adalah menenangkan penumpang dan memastikan seluruhnya dapat dievakuasi dengan aman sebelum kondisi kapal semakin mendekati karang.
10.25 WIB: Penumpang Dievakuasi dan Diperiksa Tim Medis
Seluruh penumpang berhasil dipindahkan ke tempat aman dan diarahkan ke Gedung Pelabuhan Dinas Perhubungan Pulau Pari. Tim kesehatan dari Pos Kesehatan Pulau Pari kemudian melakukan pemeriksaan terhadap seluruh penumpang, terutama lansia, anak-anak, serta penumpang yang mengalami syok dan kelelahan.
Salah seorang penumpang tujuan Pulau Pramuka, Irfan, mengatakan suasana di atas kapal sempat dipenuhi kepanikan. Banyak ibu-ibu dan anak-anak langsung mengenakan life jacket sambil menunggu bantuan datang.
“Banyak penumpang panik, terutama ibu-ibu dan anak-anak. Semua berharap bantuan segera datang,” ujarnya.
Warga Pulau Pari Bergerak Lebih Dulu
Ketua RW 03 Kelurahan Pulau Pari, Arif Irwansyah, mengatakan warga bersama nelayan langsung turun membantu begitu mengetahui kapal mengalami gangguan.
“Kami sempat mencoba menarik KM Makmur Jaya menggunakan dua kapal nelayan, tetapi arus dan ombak cukup kuat sehingga kapal akhirnya kandas di sisi barat pelabuhan. Setelah itu fokus kami membantu evakuasi seluruh penumpang,” katanya kepada BPSNet.
BPBD dan Dishub Lanjutkan Pemulangan Penumpang
Setelah seluruh penumpang berhasil dievakuasi, proses pemulangan dilakukan secara bertahap. BPBD DKI Jakarta mengerahkan kapal evakuasi, sementara Dinas Perhubungan DKI Jakarta mengoperasikan kapal reguler untuk mengangkut penumpang menuju Pulau Pramuka, Pulau Panggang, dan pulau tujuan lainnya.
13.30 WIB: Evakuasi Dinyatakan Selesai
Kepala Seksi Operasi Sudin Gulkarmat Jakarta Utara dan Kepulauan Seribu, Gatot Sulaeman, memastikan seluruh proses evakuasi selesai pada pukul 13.30 WIB.
“Seluruh penumpang berhasil dievakuasi dengan selamat. Setelah dilakukan pendataan, penumpang diberangkatkan kembali menuju pulau tujuan menggunakan kapal BPBD dan kapal reguler Dinas Perhubungan,” ujar Gatot kepada BPSNet.
Data operasi Sudin Gulkarmat mencatat penanganan melibatkan sedikitnya 10 unsur, yakni Gulkarmat, Polsubsektor Pulau Pari, Bhabinkamtibmas, Satpol PP, Dinas Perhubungan, KSOP, Kelurahan Pulau Pari, PK3D, Pos Kesehatan Pulau Pari, Dinas Lingkungan Hidup, serta Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM).
Meski sempat memicu kepanikan di tengah laut, insiden KM Makmur Jaya akhirnya berakhir tanpa korban jiwa maupun korban luka serius. Gerak cepat warga Pulau Pari dan koordinasi lintas instansi menjadi kunci keberhasilan penyelamatan seluruh penumpang.







