PeristiwaUtama

Ratusan Penumpang Panik, KM Makmur Jaya Mati Mesin dan Terdampar di Pulau Pari

Avatar photo
355
×

Ratusan Penumpang Panik, KM Makmur Jaya Mati Mesin dan Terdampar di Pulau Pari

Sebarkan artikel ini
Ratusan penumpang KM Makmur Jaya dievakuasi melalui perairan dangkal menuju Pulau Pari setelah kapal mengalami mati mesin dan terdampar di sisi barat pelabuhan. Foto: Istimewa.
Ratusan penumpang KM Makmur Jaya dievakuasi melalui perairan dangkal menuju Pulau Pari setelah kapal mengalami mati mesin dan terdampar di sisi barat pelabuhan. Foto: Istimewa.

🚨 BREAKING NEWS

  • KM Makmur Jaya mengalami mati mesin saat hendak bersandar di Pulau Pari dan terbawa arus hingga terdampar di sisi barat dermaga.
  • Ratusan penumpang yang terdiri dari warga Kepulauan Seribu dan wisatawan berhasil dievakuasi ke Gedung Pelabuhan Dinas Perhubungan Pulau Pari.

PULAU PARI, BPSNet — Ratusan penumpang KM Makmur Jaya mengalami kepanikan setelah kapal penumpang tradisional yang melayani rute Pelabuhan Muara Angke-Pulau Pramuka mengalami mati mesin saat hendak bersandar di Pulau Pari, Kecamatan Kepulauan Seribu Selatan, Minggu (05/07/2026).

Kapal yang mengangkut warga Kepulauan Seribu dan wisatawan itu dilaporkan mengalami gangguan mesin sekitar pukul 10.15 WIB, tidak jauh dari mulut Dermaga Utama Pulau Pari. Akibat kehilangan tenaga penggerak, kapal terbawa arus dan diterjang angin timur yang cukup kencang hingga akhirnya terdampar di sisi barat pelabuhan.

Informasi yang dihimpun BPSNet di lokasi menyebutkan, kapal sempat terombang-ambing di tengah laut selama hampir satu jam. Kondisi tersebut membuat para penumpang, termasuk anak-anak, diliputi kepanikan karena kapal tidak dapat merapat ke dermaga.

Ketua RW 003 Kelurahan Pulau Pari, Arif Irwansyah, mengatakan dirinya bersama warga langsung bergerak membantu proses evakuasi setelah menerima informasi adanya kapal yang mengalami mati mesin di perairan Pulau Pari.

“KM Makmur Jaya mati mesin tidak jauh dari muara Pelabuhan Pulau Pari. Kapal yang hendak menurunkan penumpang tujuan Pulau Pari kemudian terbawa ombak hingga terdampar,” ujar Arif kepada BPSNet.

Menurut Arif, warga bersama nelayan sempat berupaya menarik kapal menggunakan dua kapal nelayan agar dapat kembali mendekati dermaga. Namun derasnya arus dan besarnya gelombang membuat upaya tersebut tidak membuahkan hasil.

“Kami sudah lakukan penarikan menggunakan dua kapal nelayan, tapi tidak berhasil. KM Makmur Jaya terus terbawa ombak hingga akhirnya terdampar di sisi barat pelabuhan,” katanya.

Seluruh penumpang kemudian dievakuasi ke Gedung Pelabuhan Dinas Perhubungan Pulau Pari. Proses evakuasi melibatkan warga, nelayan, dan petugas di lokasi dengan mengutamakan keselamatan penumpang.

Hingga berita ini diterbitkan, belum ada laporan mengenai korban jiwa maupun korban luka dalam peristiwa tersebut. Sementara itu, proses penanganan terhadap KM Makmur Jaya masih berlangsung sambil menunggu langkah evakuasi kapal dari lokasi terdampar.

BPSNet masih berupaya menghimpun keterangan resmi dari nahkoda kapal, operator pelayaran, Dinas Perhubungan, KSOP, dan instansi terkait mengenai jumlah pasti penumpang, penyebab gangguan mesin, serta proses penanganan lanjutan.

Bagaimana tanggapan Anda?