Kesehatan

Ibu-ibu di Pulau Panggang Dilatih Penanganan Kondisi Bahaya Pada Anak

Avatar photo
413
×

Ibu-ibu di Pulau Panggang Dilatih Penanganan Kondisi Bahaya Pada Anak

Sebarkan artikel ini
📷 Istimewa
📷 Istimewa

Pulau Panggang — Kepedulian terhadap keselamatan anak-anak di wilayah kepulauan semakin mendapat perhatian. Sebanyak 80 peserta, mayoritas ibu rumah tangga, mengikuti pelatihan penanganan kondisi bahaya pada anak yang digelar RSUD Kepulauan Seribu bersama Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) Cabang DKI Jakarta, Rabu (28/5/2025), di GOR Pulau Pramuka, Kelurahan Pulau Panggang, Kepulauan Seribu Utara.

Direktur RSUD Kepulauan Seribu, dr. Ghamal Ahmad Pramana, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari peringatan World Emergency Day. Tujuannya memberikan bekal pengetahuan dasar kepada masyarakat, khususnya orang tua dan pengasuh, agar dapat melakukan tindakan cepat dan tepat dalam situasi kegawatdaruratan pada anak.

“Anak-anak, khususnya balita, sangat rentan terhadap penyakit dan kondisi darurat kesehatan. Pelatihan ini membekali peserta mengenali tanda-tanda bahaya dan melakukan pertolongan pertama sebelum membawa anak ke fasilitas kesehatan,” ujar Ghamal.

Materi pelatihan mencakup pengenalan gejala klinis, perubahan perilaku anak, serta langkah penyelamatan dasar yang bisa dilakukan di rumah. Menurut Ghamal, dengan edukasi yang tepat, orang tua bisa mencegah kondisi kritis berkembang menjadi situasi fatal.

Kegiatan ini digelar secara gratis sebagai bagian dari layanan promotif-preventif RSUD. Ghamal menambahkan, selain penanganan langsung, pelatihan ini juga mendorong orang tua lebih aktif membawa anak ke Posyandu untuk pemeriksaan rutin dan deteksi dini masalah kesehatan.

Lurah Pulau Panggang, Muhammad Fakih Burhanudin, menyambut baik kegiatan tersebut. Ia menyebut pelatihan ini sangat relevan dan dibutuhkan oleh masyarakat, khususnya ibu-ibu yang menjadi garda terdepan dalam perawatan anak di rumah.

“Sangat bagus dan bermanfaat untuk para ibu. Daya tahan tubuh anak masih lemah, jadi penting sekali bagi orang tua memiliki pengetahuan dasar dalam menangani kondisi darurat,” ujar Fakih.

Pelatihan ini menghadirkan narasumber ahli, di antaranya Dr. dr. Irene Yuniar, Sp.A(K), Dokter Subspesialis Emergency dan Terapi Intensif Anak; dr. Regia Sabaraty Sinurat, Sp.A dari IDAI DKI Jakarta; serta dr. Victor dan dr. Rizki Kumara Anindhita dari RSUD Kepulauan Seribu.

Para peserta menyambut pelatihan ini dengan antusias. Salah satunya, Nabila (33), warga RT 02 Pulau Panggang, mengaku merasa lebih siap dan tenang menghadapi kemungkinan darurat kesehatan pada anak-anaknya.

“Setelah pelatihan ini, saya jadi tahu harus bagaimana kalau anak saya demam tinggi atau sesak napas. Terima kasih kepada RSUD dan para dokter,” ucap Nabila.

RSUD Kepulauan Seribu menyatakan komitmennya untuk terus memperluas edukasi kesehatan masyarakat dengan program serupa ke pulau-pulau pemukiman lainnya, sebagai bagian dari penguatan layanan kesehatan berbasis komunitas.

Bagaimana Anda menilai informasi ini? Berikan reaksi Anda!

Dukung Konten Berkualitas

Jika artikel ini bermanfaat bagi Anda, pertimbangkan untuk memberikan donasi melalui e-wallet.

Gunakan nomor: 082118113019 untuk melakukan donasi melalui aplikasi e-wallet pilihan Anda.

Lihat tata cara donasi di sini