Balai Kota

Kelola APBD Besar, Gubernur Pramono Minta PPK Berani Ambil Keputusan Strategis

Avatar photo
151
×

Kelola APBD Besar, Gubernur Pramono Minta PPK Berani Ambil Keputusan Strategis

Sebarkan artikel ini
<p>Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung menekankan pentingnya para Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) berani dalam mengambil keputusan strategis sekaligus cerdas dalam mengelola risiko.</p>

📌 RINGKASAN BERITA

  • Keputusan Berani & Cerdas: Gubernur Pramono Anung menginstruksikan 200 Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Pemprov DKI untuk berani mengambil keputusan taktis dan cerdas mengelola risiko demi mengawal transparansi APBD yang bernilai besar.
  • Lompatan Kota Global: Keberhasilan mengeksekusi proyek mangkrak serta optimalisasi konektivitas transportasi di atas 93 persen berhasil mendongkrak peringkat Indeks Global City Jakarta ke posisi 71 dunia dan urutan kedua di ASEAN.

JAKARTA, BPSNet — Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung menekankan pentingnya para Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) di lingkungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta memiliki keberanian dalam mengambil keputusan strategis sekaligus cerdas dalam mengelola risiko. Langkah ini sangat krusial mengingat Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) DKI Jakarta yang sangat besar harus mampu dipertanggungjawabkan serta memberikan dampak manfaat yang nyata bagi masyarakat luas.

“Saya minta betul, selain mereka berani memutuskan, tetapi juga berani mengelola risiko yang ada. Jangan sampai kemudian risikonya itu harus terkena pada yang bersangkutan kalau kemudian dilakukan karena ada keinginan-keinginan pribadi yang tidak baik,” ujar Pramono saat membuka Bimbingan Teknis bagi PPK di Balai Agung, Balai Kota DKI Jakarta, Senin (29/06/2026).

“Risikonya tinggi sekali. Tetapi Saudara harus smart, cerdas mengelola risiko itu selama tidak ada beban pribadi.”
— Pramono Anung, Gubernur DKI Jakarta

Pramono mencontohkan keberhasilan Pemprov DKI dalam menyelesaikan sejumlah persoalan pembangunan skala besar yang sempat mangkrak bertahun-tahun, seperti pembongkaran tiang proyek monorel di kawasan Rasuna Said dan kejelasan status Rumah Sakit Sumber Waras. Langkah berani yang diputuskan bersama Kejaksaan Tinggi (Kajati) tersebut terbukti berdampak positif pada penguatan posisi tawar Jakarta di kancah internasional.

Berkat percepatan pembangunan dan penguatan konektivitas transportasi yang kini telah melampaui 93 persen, peringkat Indeks Global City Jakarta saat ini mengalami lompatan dari posisi 74 ke peringkat 71 dunia. Tak hanya itu, kualitas fasilitas publik di Jakarta juga terus diakui secara global hingga sukses menduduki peringkat kedua terbaik di tingkat ASEAN.

Sementara itu, Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Provinsi DKI Jakarta, Dyan Airlangga melaporkan, kegiatan bimbingan teknis ini diikuti oleh 200 orang PPK yang khusus menangani paket pengadaan strategis bernilai besar dan berisiko tinggi. Agenda ini ditujukan untuk meningkatkan kapasitas dan kompetensi pengadaan barang/jasa pemerintah agar berjalan lebih efektif, efisien, transparan, akuntabel, serta profesional. AF/Red

Bagaimana tanggapan Anda?