Iklan Teks Sponsor
Perawan Pencabut Nyawa

Perawan Pencabut Nyawa

Kisah

Sulaiman berdiri di tengah halaman rumahnya, tubuhnya berlumuran darah, napasnya berat. Tujuh sosok bertopeng berbaju hitam mengepungnya, langkah mereka ringan namun mematikan. Hasanah berlutut di tanah, memegang tubuh Zainudin yang sudah tak bergerak. “Sulaiman… mereka terlalu kuat!” teriaknya, suaranya bergetar di tengah gemuruh malam.

Sponsored

Tidak Ada Postingan Lagi.

Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.