Pembangunan

Perkuat Infrastruktur Pesisir, Pengecoran Tanggul Kubus Masif Pulau Untung Jawa Capai 57 Persen

Avatar photo
194
×

Perkuat Infrastruktur Pesisir, Pengecoran Tanggul Kubus Masif Pulau Untung Jawa Capai 57 Persen

Sebarkan artikel ini
Petugas Pasukan Biru Sudin SDA Kepulauan Seribu melakukan pengecoran struktural dalam proyek pemeliharaan tanggul kubus masif di kawasan Dermaga RT 01/01, Pulau Untung Jawa, Senin (29/06/2026). Kegiatan ini ditargetkan sepanjang 300 meter untuk memperkuat kawasan pesisir dari abrasi sekaligus menjadi area publik yang rapi dan estetik. (Foto: Beritajakarta)
Petugas Pasukan Biru Sudin SDA Kepulauan Seribu melakukan pengecoran struktural dalam proyek pemeliharaan tanggul kubus masif di kawasan Dermaga RT 01/01, Pulau Untung Jawa, Senin (29/06/2026). Kegiatan ini ditargetkan sepanjang 300 meter untuk memperkuat kawasan pesisir dari abrasi sekaligus menjadi area publik yang rapi dan estetik. (Foto: Beritajakarta)

πŸ“Œ RINGKASAN BERITA

  • Progres 57 Persen: Pemeliharaan tanggul kubus masif di Dermaga RT 01/01 Pulau Untung Jawa telah rampung sepanjang 170 meter dari target total 300 meter sejak dimulai awal Mei 2026.
  • Jalur Jogging & Wisata: Selain memperkuat pertahanan pantai dari abrasi, struktur selebar 4 meter ini ditata sebagai ruang publik estetis untuk tempat bersantai warga dan wisatawan.

PULAU UNTUNG JAWA, BPSNet β€” Suku Dinas Sumber Daya Air (SDA) Kepulauan Seribu terus mempercepat pemeliharaan tanggul kubus masif di kawasan Dermaga RT 01/01, Kelurahan Pulau Untung Jawa, Kecamatan Kepulauan Seribu Selatan. Progres fisik proyek penataan pesisir tersebut saat ini dilaporkan telah menyentuh angka 57 persen.

Kepala Suku Dinas SDA Kepulauan Seribu, Frans Agustinus Siahaan, menjelaskan bahwa pengerjaan pengecoran tanggul ini merupakan bagian integral dari program penataan kawasan terpadu di Pulau Untung Jawa. Selain memperkokoh pertahanan pantai dari ancaman abrasi, proyek ini ditargetkan mampu mendongkrak estetika lanskap di sekitar dermaga utama.

β€œPengecoran ini dilakukan untuk memberikan kenyamanan bagi warga maupun wisatawan. Nantinya, tanggul dapat dimanfaatkan sebagai jalur jogging maupun tempat bersantai,” ujar Frans, Senin (29/06/2026).

Infrastruktur pembatas pantai yang memiliki lebar empat meter ini ditargetkan membentang sepanjang 300 meter. Berkat konsistensi pekerja di lapangan, pengecoran struktural kini telah berhasil merampungkan sepanjang 170 meter dari total target perencanaan.

Frans menambahkan, operasi pemeliharaan ini digerakkan secara intensif oleh 12 personel Pasukan Biru Sudin SDA dengan dukungan kelengkapan peralatan kerja yang memadai. Proyek penataan ini tercatat sudah mulai bergulir sejak awal Mei 2026 lalu.

Kendati para petugas di lapangan harus membagi fokus dengan kegiatan langsir kubus masif, percepatan penataan terus dikebut agar fasilitas publik tersebut dapat segera dinikmati warga secara optimal. Setelah proses pengecoran selesai secara keseluruhan, tanggul juga akan dicat agar tampil lebih rapi dan estetik. Frans berharap masyarakat dapat turut menjaga infrastruktur ini demi kemanfaatan jangka panjang serta peningkatan ekonomi lokal.

Respons positif datang dari Eva (47), salah seorang warga RT 02/01 Kelurahan Pulau Untung Jawa. Dirinya mengapresiasi langkah cepat pemerintah daerah yang tidak hanya berfokus pada mitigasi bencana abrasi, tetapi juga berhasil menghadirkan ruang publik baru yang nyaman bagi masyarakat.

“Kami bisa memanfaatkannya untuk berjalan santai pada pagi atau sore hari. Selain itu, kami juga merasa lebih aman karena tanggul yang kokoh mampu menahan abrasi pantai,” pungkas Eva. MM/Red

Bagaimana tanggapan Anda?