📌 Ringkasan BPSNet
- Rawat makam secara gotong royong: PPSU Kelurahan Pulau Kelapa bersama PJLP Sudin Lingkungan Hidup rutin membersihkan area pemakaman agar tetap bersih dan layak diziarahi.
- Belum dikelola pemerintah: Perawatan dilakukan setiap dua pekan karena lahan pemakaman masih berstatus pinjam pakai dari lahan adat milik ahli waris.
Kelapa, BPSNet – Meski lahan pemakaman di Pulau Kelapa belum dikelola pemerintah dan masih berstatus pinjam pakai dari lahan adat milik ahli waris, kawasan tersebut tetap terawat melalui kerja bakti rutin lintas sektor.
Kegiatan yang berlangsung Sabtu (11/7/2026) itu melibatkan personel PPSU Kelurahan Pulau Kelapa bersama PJLP Suku Dinas Lingkungan Hidup Kepulauan Seribu.
Petugas membersihkan daun kering, mengumpulkan sampah, serta merapikan area pemakaman agar tetap bersih, nyaman, dan layak digunakan masyarakat untuk berziarah.
Koordinator PPSU Kelurahan Pulau Kelapa, Suhendri, mengatakan kegiatan tersebut menjadi agenda rutin yang dilaksanakan setiap dua minggu sekali.
“Kami bersama lintas sektor rutin membersihkan area pemakaman agar tetap bersih, rapi, dan tidak terkesan terbengkalai,” ujar Suhendri.

Ia menjelaskan, berbeda dengan sejumlah pulau berpenduduk lainnya, lahan pemakaman di Pulau Kelapa hingga kini masih berstatus pinjam pakai dari lahan adat milik ahli waris.
Kondisi tersebut membuat pengelolaan kawasan pemakaman belum berada di bawah Unit Kerja Teknis Pemerintah Kabupaten Kepulauan Seribu.
Meski demikian, Kelurahan Pulau Kelapa bersama PPSU, PJLP Sudin Lingkungan Hidup, dan unsur terkait tetap berkomitmen menjaga kebersihan kawasan pemakaman melalui kegiatan rutin.
“Walaupun status lahannya berbeda, kami ingin masyarakat tetap memiliki area pemakaman yang bersih, terawat, dan nyaman saat berziarah,” katanya.
Kerja bakti rutin tersebut menjadi bentuk kepedulian bersama dalam menjaga fasilitas umum sekaligus memastikan kawasan pemakaman tetap terpelihara sambil menunggu solusi pengelolaan yang lebih permanen.







