📌 RINGKASAN BERITA
- 652 layanan kesehatan hewan: Sudin KPKP Kepulauan Seribu mencatat hingga Mei 2026 telah memberikan 652 layanan berupa vaksinasi rabies dan sterilisasi kucing.
- Jaga kesehatan lingkungan: Program dilakukan untuk mengendalikan populasi kucing sekaligus mencegah penyebaran rabies dan penyakit zoonosis di wilayah Kepulauan Seribu.
PULAU PRAMUKA, BPSNet — Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan, dan Pertanian (KPKP) Kabupaten Kepulauan Seribu mencatat telah melaksanakan 652 layanan kesehatan hewan berupa vaksinasi rabies dan sterilisasi kucing hingga Mei 2026. Program tersebut dipastikan akan terus berlanjut sebagai upaya menjaga kesehatan hewan, mengendalikan populasi kucing, serta menciptakan lingkungan yang sehat dan aman di wilayah Kepulauan Seribu.
Kepala Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan, dan Pertanian (KPKP) Kabupaten Kepulauan Seribu, Nurliati, membenarkan capaian tersebut. Menurutnya, hingga Mei 2026 telah dilaksanakan 435 layanan vaksinasi rabies dan 217 layanan sterilisasi terhadap kucing di berbagai pulau permukiman.
“Data tersebut benar. Program vaksinasi rabies dan sterilisasi kucing akan terus kami lanjutkan secara bertahap sebagai bagian dari upaya menjaga kesehatan hewan sekaligus mengendalikan populasi kucing di Kepulauan Seribu,” ujar Nurliati kepada BPSNet.
Ia menjelaskan, pelaksanaan sterilisasi dilakukan menggunakan metode Trap-Neuter-Return (TNR), yakni menangkap kucing liar secara humanis untuk disterilisasi sebelum dikembalikan ke habitat asalnya. Pendekatan tersebut dinilai efektif dalam mengendalikan pertumbuhan populasi tanpa mengganggu kesejahteraan satwa.
Selain mengendalikan populasi, vaksinasi rabies menjadi langkah preventif untuk mengurangi risiko penyebaran penyakit zoonosis. Program tersebut juga bertujuan meningkatkan kesehatan hewan sekaligus memberikan rasa aman bagi masyarakat dan wisatawan yang beraktivitas di Kepulauan Seribu.
Nurliati mengatakan, kegiatan vaksinasi dan sterilisasi dilaksanakan secara bertahap di pulau-pulau berpenduduk dengan melibatkan petugas kesehatan hewan serta dukungan masyarakat. Partisipasi warga dinilai sangat penting agar cakupan layanan terus meningkat.
Ia berharap masyarakat ikut berperan aktif dengan melaporkan keberadaan kucing yang belum mendapatkan vaksinasi maupun sterilisasi. Kolaborasi antara pemerintah dan warga diharapkan mampu menciptakan populasi kucing yang lebih sehat serta lingkungan permukiman yang bersih dan nyaman.
Dengan keberlanjutan program tersebut, Sudin KPKP Kepulauan Seribu menargetkan pelayanan kesehatan hewan dapat menjangkau lebih banyak pulau dan memperkuat upaya pencegahan rabies serta pengendalian populasi kucing secara berkelanjutan.







