PULAU SABIRA, BPSNet — Fasilitas internet gratis JakWifi di area Dermaga Utama dan dekat Rumah Adat Budaya Bugis Pulau Sabira kini menjadi magnet tersendiri bagi para pelajar setempat selama masa liburan sekolah. Keberadaan jaringan nirkabel tersebut dimanfaatkan secara masif oleh generasi muda pulau untuk berburu informasi, menggarap tugas, hingga memperluas wawasan keilmuan mereka.
Meskipun kegiatan belajar mengajar di ruang kelas sedang terjeda, atmosfer akademis justru tetap terasa kental di ruang-ruang publik pulau terluar tersebut. Para siswa tampak antusias berkumpul di beberapa titik jangkauan sinyal sambil menggenggam gawai mereka masing-masing demi mengakses literatur digital.
Salah seorang siswa Satap Pulau Sabira, Dias (14), mengaku dirinya hampir setiap hari menyambangi titik JakWifi untuk mengakses berbagai materi pembelajaran digital secara mandiri. Langkah ini dilakukannya dengan penuh kesadaran agar kompetensi akademik pribadinya tidak menurun selama masa rehat semester.
“Saat libur sekolah saya sering datang ke area dermaga untuk menggunakan JakWifi,” ungkap Dias saat ditemui di lokasi, Senin (29/06/2026). Dirinya menambahkan bahwa selain menonton video edukasi, ia juga aktif mencari materi pelajaran tingkat lanjut agar tetap bisa belajar meski sedang masa libur.
Senada dengan rekannya, seorang pelajar lain bernama Putra (13) menuturkan bahwa keberadaan fasilitas internet gratis ini memberikan dampak yang luar biasa besar bagi anak-anak pesisir. Aksesibilitas digital yang lancar dinilai berhasil memangkas keterbatasan geografis yang selama ini membayangi wilayah pulau terdepan Jakarta.
“JakWifi sangat bermanfaat bagi kami untuk mencari informasi, belajar, dan berkomunikasi,” beber Putra menceritakan pengalamannya di lokasi yang sama. Dengan adanya jaringan ini, ia merasa waktu liburan panjangnya tidak terbuang sia-sia dan tetap bisa diisi dengan berbagai aktivitas yang positif.
Selain urusan edukasi, Putra juga memanfaatkan jaringan tersebut untuk tetap terhubung dan menjalin komunikasi interaktif dengan teman sekolah maupun sanak saudaranya. Kemudahan komunikasi ini membuat ikatan sosial antarwarga tetap terjaga dengan baik tanpa perlu merogoh kocek untuk membeli kuota data.
Melihat tingginya animo para remaja tersebut, Ketua RW 03 Kelurahan Pulau Harapan, Muhammad Ali Kurniawan, memberikan apresiasi tinggi terhadap dampak nyata program digitalisasi tersebut. Dirinya menilai fasilitas ini berhasil mengubah wajah ruang publik pulau menjadi area literasi yang sangat ramah bagi anak.
Ali menegaskan bahwa penyediaan infrastruktur JakWifi ini merupakan wujud nyata keseriusan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dalam melakukan pemerataan akses informasi. Langkah taktis ini menjadi pilar penting untuk mendukung percepatan literasi digital serta pemenuhan hak pendidikan di kawasan Kepulauan Seribu.
“Dengan tersedianya akses internet gratis tersebut, diharapkan para pelajar dapat memanfaatkan teknologi secara bijak untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan,” tandas Ali memberikan arahan. Pemanfaatan gawai secara sehat terus disosialisasikan kepada para orang tua agar fungsi pengawasan di rumah tetap berjalan optimal.
Dirinya juga berharap produktivitas anak-anak selama masa liburan ini dapat memicu kreativitas digital mereka secara berkelanjutan demi masa depan yang lebih cerah. Sinergi antara fasilitas teknologi yang memadai dan semangat belajar yang tinggi diyakini mampu mencetak SDM unggul dari pulau terluar ibu kota. AB/Red
Ringkasan Berita:
-
Nongkrong Produktif: Pelajar di Pulau Sabira memanfaatkan fasilitas internet gratis JakWifi di Dermaga Utama dan dekat Rumah Adat Bugis untuk belajar mandiri selama libur sekolah.
-
Hemat Kuota Data: Siswa seperti Dias (14) dan Putra (13) merasa terbantu karena bisa mengakses materi pembelajaran gratis dan tetap berkomunikasi lancar dengan keluarga tanpa terbebani biaya internet.
-
Komitmen Pemerataan: Ketua RW 03 Kelurahan Pulau Hrapan, Muhammad Ali Kurniawan, menyebut JakWifi sebagai wujud nyata langkah Pemprov DKI Jakarta dalam memperluas literasi digital di wilayah Kepulauan Seribu.







