BeritaPulauSeribu
BeritaPulauSeribu
Sponsored Banner Pulauseribu.co.id
Pemerintahan

Kemenag Kepulauan Seribu Perkuat Pembangunan Zona Integritas Menuju Wilayah Bebas dari Korupsi

Avatar photo
137
×

Kemenag Kepulauan Seribu Perkuat Pembangunan Zona Integritas Menuju Wilayah Bebas dari Korupsi

Sebarkan artikel ini
Kasubbag Tata Usaha Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kepulauan Seribu, Abdul Hakim, memberikan arahan kepada jajaran ASN saat apel pagi di Kantor Kemenag Pulau Pramuka. Foto: Humas Kemenag Kep. Seribu.
Kasubbag Tata Usaha Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kepulauan Seribu, Abdul Hakim, memberikan arahan kepada jajaran ASN saat apel pagi di Kantor Kemenag Pulau Pramuka. Foto: Humas Kemenag Kep. Seribu.

📌 RINGKASAN BERITA

  • Komitmen Zona Integritas: Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kepulauan Seribu terus memperkuat pembangunan Zona Integritas menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) melalui penguatan budaya kerja ASN.
  • Pelayanan publik berkualitas: Seluruh pegawai didorong menjadi agen perubahan dengan mengedepankan integritas, profesionalisme, dan pelayanan yang ramah, cepat, tepat, serta transparan.

PULAU PRAMUKA, BPSNet — Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kepulauan Seribu terus memperkuat pembangunan Zona Integritas (ZI) menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) sebagai upaya mewujudkan birokrasi yang bersih, akuntabel, dan berorientasi pada pelayanan publik.

Komitmen tersebut kembali ditegaskan dalam apel pagi yang dipimpin Kasubbag Tata Usaha Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kepulauan Seribu, Abdul Hakim. Disampaikan bahwa seluruh aparatur sipil negara (ASN) didorong menjadi agen perubahan dengan memperkuat budaya kerja yang profesional, berintegritas, disiplin, dan akuntabel.

“Marilah kita jadikan apel pagi ini sebagai momentum untuk memperkuat komitmen dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Sebagai insan Kementerian Agama, kita memiliki tanggung jawab untuk bekerja secara profesional, berintegritas, disiplin, dan akuntabel,” ujar Abdul Hakim.

Ia menekankan bahwa pembangunan Zona Integritas tidak hanya menjadi tanggung jawab pimpinan, tetapi merupakan komitmen bersama seluruh pegawai. Oleh karena itu, setiap ASN diharapkan mampu memberikan teladan dalam menciptakan budaya kerja yang bersih, transparan, serta berorientasi pada peningkatan kualitas pelayanan publik.

Menurut Abdul Hakim, pelayanan kepada masyarakat harus menjadi prioritas utama dengan tetap mengedepankan keramahan, kecepatan, ketepatan, transparansi, serta berpedoman pada ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

“Berikan pelayanan terbaik kepada seluruh warga Kepulauan Seribu sesuai tugas dan fungsi masing-masing. Pastikan setiap pelayanan dilakukan secara ramah, cepat, tepat, transparan, dan tetap berlandaskan pada peraturan perundang-undangan yang berlaku sehingga kehadiran Kementerian Agama benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” pesannya.

Selain penguatan budaya integritas, seluruh jajaran juga diminta meningkatkan koordinasi dan kolaborasi lintas unit kerja agar setiap program dapat berjalan secara optimal. Sinergi yang baik dinilai menjadi salah satu kunci dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang efektif sekaligus meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap pelayanan publik.

Dalam kesempatan tersebut, Abdul Hakim juga menginstruksikan seluruh unit kerja untuk mempersiapkan sarana dan prasarana secara maksimal menjelang pelaksanaan Rapat Pimpinan Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi DKI Jakarta yang dijadwalkan berlangsung di Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kepulauan Seribu, Pulau Pramuka, pada Agustus mendatang.

“Saya berharap seluruh unit kerja dapat berkolaborasi dan saling mendukung dalam menyiapkan seluruh kebutuhan kegiatan. Dengan persiapan yang matang, insya Allah pelaksanaan Rapat Pimpinan Kanwil Kementerian Agama Provinsi DKI Jakarta dapat berjalan lancar, tertib, sukses, dan memberikan kesan yang baik bagi seluruh peserta,” katanya.

Mengakhiri amanatnya, Abdul Hakim mengajak seluruh ASN untuk terus menjaga kesehatan, meningkatkan kompetensi, dan mempertahankan disiplin kerja sebagai modal utama dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

“Mari kita laksanakan seluruh tugas pembangunan Zona Integritas dengan penuh tanggung jawab. Jadilah agen perubahan yang mampu memberikan teladan, memperkuat budaya kerja yang berintegritas, serta menghadirkan pelayanan publik yang semakin berkualitas,” tegasnya.

Bagaimana tanggapan Anda?