Jelajahi Keindahan Tropis Kepulauan Seribu
Ad ⓘ
Jelajahi Keindahan Tropis Kepulauan Seribu
Ad ⓘ
Pengelolaan Sampah Mandiri Kepulauan Seribu
Ad ⓘ

Kompetensi Guru Diperkuat untuk Didik Siswa Berkebutuhan Khusus

Avatar photo
Guru mengikuti pelatihan pendidikan inklusif di SDN 01 Pulau Tidung bersama narasumber dari Universitas Negeri Jakarta.
Guru dari berbagai jenjang pendidikan mengikuti penguatan kompetensi pendidikan inklusif di SDN 01 Pulau Tidung yang diselenggarakan Program Studi Pendidikan Khusus FIP Universitas Negeri Jakarta. Foto: Dok. UNJ/BPSNet
Jelajahi Keindahan Tropis Kepulauan Seribu
Ad ⓘ
🎓 Mau Tahu?
Guru dari berbagai jenjang pendidikan di Kepulauan Seribu memperkuat kompetensi pendidikan inklusif agar mampu memberikan layanan pembelajaran yang sesuai bagi peserta didik berkebutuhan khusus. Langkah ini menjadi penting karena hingga kini wilayah Kepulauan Seribu belum memiliki Sekolah Luar Biasa (SLB).

Tidung, BPSNet – Kompetensi guru dalam memberikan layanan pendidikan bagi peserta didik berkebutuhan khusus terus diperkuat melalui pelatihan pendidikan inklusif yang diikuti tenaga pendidik dari berbagai jenjang pendidikan di SDN 01 Pulau Tidung.

Penguatan kompetensi tersebut menjadi kebutuhan penting mengingat hingga saat ini Kepulauan Seribu belum memiliki Sekolah Luar Biasa (SLB). Kondisi tersebut membuat anak-anak berkebutuhan khusus mengikuti proses belajar di sekolah reguler sehingga guru perlu memiliki pemahaman dan strategi pembelajaran yang sesuai dengan karakteristik setiap peserta didik.

Kegiatan yang merupakan bagian dari Program Pengabdian kepada Masyarakat (P2M) Program Studi Pendidikan Khusus Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Jakarta (UNJ) ini diikuti guru dari Satuan PAUD Sejenis (SPS), TK, SD, SMP hingga SMK yang menyelenggarakan pendidikan inklusif di Kepulauan Seribu.

Materi yang diberikan meliputi pemahaman mengenai anak berkebutuhan khusus, identifikasi dan asesmen, strategi pembelajaran, konsep pendidikan inklusif, hingga penerapan Universal Design for Learning (UDL) dalam proses pembelajaran.

Salah satu narasumber, Dr. Hartini Nara, M.Pd., menjelaskan bahwa pembelajaran bagi peserta didik dengan Autism Spectrum Disorder (ASD) perlu dirancang secara terstruktur, konsisten, dan mudah dipahami melalui penggunaan instruksi sederhana, media visual, contoh konkret, serta penguatan positif.

Dalam sesi praktik, peserta juga mendapatkan simulasi penanganan peserta didik yang kehilangan fokus saat proses belajar mengajar berlangsung. Guru diperkenalkan berbagai strategi intervensi agar peserta didik dapat kembali mengikuti pembelajaran secara optimal.

Selain strategi pembelajaran, peserta juga didorong membangun lingkungan sekolah yang menerima keberagaman tanpa stigma sehingga peserta didik berkebutuhan khusus dapat berkembang baik secara akademik maupun sosial.

Sementara itu, Ketua Pelaksana kegiatan, Prof. Asep Supena, M.Psi., menjelaskan bahwa pendidikan inklusif tidak hanya berarti menempatkan peserta didik berkebutuhan khusus di sekolah reguler, tetapi memastikan setiap anak memperoleh layanan pembelajaran sesuai karakteristik dan kebutuhannya.

Kegiatan tersebut mendapat dukungan dari Suku Dinas Pendidikan Kabupaten Administrasi Kepulauan Seribu dan diharapkan dapat semakin memperkuat implementasi pendidikan inklusif di seluruh satuan pendidikan di wilayah tersebut.

Jelajahi Keindahan Tropis Kepulauan Seribu
Ad ⓘ

Tinggalkan Balasan

Pengelolaan Sampah Mandiri Kepulauan Seribu
Ad ⓘ