Kemudahan memperoleh bahan bakar minyak (BBM) menjadi salah satu kebutuhan utama nelayan di Kepulauan Seribu. Selain mendukung aktivitas melaut, ketersediaan BBM juga dinilai mampu meningkatkan produktivitas perikanan dan menggerakkan perekonomian masyarakat pesisir.
Kelapa, BPSNet – Kemudahan memperoleh bahan bakar minyak (BBM) menjadi salah satu harapan utama nelayan untuk mendukung aktivitas melaut dan meningkatkan produktivitas hasil tangkapan di Kepulauan Seribu.
Kebutuhan tersebut mengemuka dari hasil dialog dan penyerapan aspirasi masyarakat pesisir yang dilakukan Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Gerindra Kabupaten Kepulauan Seribu. Selain kemudahan akses BBM, nelayan juga berharap adanya bantuan alat tangkap serta peningkatan sarana dan prasarana perikanan.
Ketua DPC Partai Gerindra Kabupaten Kepulauan Seribu, Muhamad Rodin, mengatakan nelayan merupakan salah satu penggerak utama perekonomian masyarakat pulau sehingga berbagai kebutuhan mereka perlu mendapat perhatian bersama.
“Nelayan adalah tulang punggung ekonomi Kepulauan Seribu. Karena itu kami akan terus mengawal dan memperjuangkan kebutuhan nelayan, mulai dari akses BBM, bantuan alat tangkap hingga pembangunan sarana dan prasarana perikanan. Kami berharap langkah ini dapat meningkatkan hasil tangkapan, menambah pendapatan nelayan, dan pada akhirnya meningkatkan kesejahteraan masyarakat pesisir,” ujarnya.
Selain akses BBM, aspirasi yang disampaikan nelayan meliputi bantuan alat tangkap seperti jaring, pancing, tali, bubu, dan rumpon yang sesuai dengan karakteristik perairan Kepulauan Seribu. Nelayan juga berharap adanya peningkatan fasilitas pendukung seperti dermaga, tempat tambat perahu, tempat penyimpanan hasil tangkapan, hingga cold storage agar kualitas hasil perikanan tetap terjaga.
Sejalan dengan aspirasi tersebut, Bupati Kepulauan Seribu Muhammad Fadjar Churniawan juga mendorong pembangunan Stasiun Pengisian Bahan Bakar Nelayan (SPBN) sebagai salah satu solusi untuk memenuhi kebutuhan energi masyarakat kepulauan.
Menurut Fadjar, keberadaan SPBN tidak hanya akan mendukung aktivitas nelayan, tetapi juga memberikan manfaat bagi pelaku usaha pariwisata dan transportasi laut antar pulau.
“Pembangunan Stasiun Pengisian Bahan Bakar Nelayan (SPBN) guna mendukung aktivitas nelayan, pelaku usaha pariwisata, serta transportasi laut antar pulau,” kata Fadjar dalam Rapat Koordinasi Wilayah (Rakorwil) 2026 di Jakarta.
Ia menegaskan ketersediaan layanan BBM yang mudah dijangkau masyarakat merupakan kebutuhan penting dalam mendukung aktivitas ekonomi di wilayah kepulauan.
“Ini tentu menjadi kunci dalam menggerakkan ekonomi warga,” tegasnya.
Melalui sinergi antara pemerintah, masyarakat, dan seluruh pemangku kepentingan, diharapkan kebutuhan BBM nelayan dapat terpenuhi sehingga aktivitas melaut berjalan lancar, produktivitas meningkat, dan kesejahteraan masyarakat pesisir terus berkembang.








Harus menjadi perhatian ini.. Nelayan membutuhkan