PULAU PRAMUKA, BPSNet – Suku Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Suban Kesbangpol) Kabupaten Kepulauan Seribu menggelar aksi nyata untuk meningkatkan partisipasi perempuan dalam dunia politik. Sebanyak 80 peserta yang terdiri dari aktivis organisasi perempuan, sayap partai politik, serta tokoh masyarakat setempat mengikuti kegiatan Peningkatan Kapasitas Perempuan di Lembaga Politik yang digelar di Kantor Kabupaten Kepulauan Seribu, Senin (25/05/2026).
Kegiatan ini menjadi momentum penting untuk membekali kaum perempuan agar lebih berani dan kompeten dalam mengambil peran strategis di ranah demokrasi. Kepala Suban Kesbangpol Kepulauan Seribu, Achmad Yani Rivai Yusuf, menegaskan bahwa keterlibatan perempuan bukan lagi sekadar pelengkap, melainkan kunci dalam pembangunan berbasis kesetaraan gender.
“Melalui kegiatan ini, kami ingin meningkatkan partisipasi perempuan dalam kehidupan politik, sosial, dan demokrasi. Kami ingin perempuan memiliki pemahaman, tanggung jawab, serta keberanian untuk terlibat aktif dalam berbagai aktivitas politik,” ujar Achmad Yani.
Pendidikan Politik Berbasis Regulasi
Kegiatan ini tidak berjalan tanpa landasan hukum yang kuat. Pelatihan ini merujuk pada Undang-Undang Nomor 9 Tahun 1998 tentang Kemerdekaan Menyampaikan Pendapat di Muka Umum, UU Nomor 39 Tahun 1999 tentang HAM, serta Permendagri Nomor 36 Tahun 2010 terkait pendidikan politik.
Dalam kesempatan tersebut, para peserta diberikan materi mendalam mengenai optimalisasi peran perempuan serta strategi pemberdayaan yang efektif untuk mendukung kesetaraan gender di wilayah kepulauan.
Salah satu peserta, Fitri (45), menyambut baik inisiatif ini. Menurutnya, motivasi untuk terjun ke organisasi sosial maupun politik seringkali terbentur oleh minimnya wawasan, namun kegiatan ini dinilai berhasil memecah kebuntuan tersebut.
“Kegiatan ini sangat bermanfaat bagi kami. Menambah pengetahuan sekaligus memberikan motivasi agar lebih percaya diri untuk ikut berpartisipasi dalam organisasi maupun kegiatan sosial di lingkungan masyarakat,” tutur Fitri antusias.
Achmad Yani berharap, pasca-kegiatan ini, perempuan di Kepulauan Seribu tidak hanya menjadi penonton, melainkan menjadi aktor yang mampu memberikan warna dalam kebijakan pembangunan dan kehidupan bermasyarakat. Dengan kapasitas yang meningkat, diharapkan suara perempuan dapat tersalurkan dengan lebih baik demi kemajuan wilayah Kepulauan Seribu.
Ringkasan Berita:
-
Penguatan Kapasitas: Sebanyak 80 perempuan dari berbagai unsur organisasi dan partai mengikuti pelatihan politik untuk tingkatkan partisipasi demokrasi.
-
Tujuan Utama: Mendorong perempuan agar lebih berdaya, memahami fungsi lembaga politik, dan berani berperan aktif dalam pembangunan wilayah.
-
Landasan Hukum: Kegiatan mengacu pada UU HAM dan pedoman pendidikan politik dari Kemendagri.


