- Sebanyak 25 pelaku UMKM binaan mengikuti pelatihan pemasaran digital melalui pembuatan video berbasis Kecerdasan Buatan (AI) di Pulau Pramuka.
- Pelatihan yang difasilitasi Sudin PPKUKM Kepulauan Seribu ini bertujuan meningkatkan kapasitas promosi dan memperluas jangkauan pasar produk lokal melalui teknologi digital.
Pramuka, BPSNet – Upaya memperkuat daya saing produk usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Kepulauan Seribu terus dilakukan melalui pemanfaatan teknologi digital. Sebanyak 25 pelaku UMKM binaan di Pulau Pramuka, Kelurahan Pulau Panggang, mengikuti pelatihan pembuatan video promosi berbasis Kecerdasan Buatan (Artificial Intelligence/AI) untuk mendukung pemasaran produk secara lebih efektif.
Kegiatan yang berlangsung di Rumah Singgah Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian (KPKP) Pulau Pramuka tersebut diselenggarakan oleh Suku Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah (PPKUKM) Kepulauan Seribu sebagai bagian dari program peningkatan kapasitas pelaku usaha lokal.
Pelatihan mengangkat tema Pemasaran Digital Melalui Video AI yang bertujuan membantu pelaku UMKM beradaptasi dengan perkembangan teknologi sekaligus memperluas jangkauan promosi produk unggulan daerah.
Materi pelatihan disampaikan oleh Senior Trainer PRADNYANA Learning Partner, Asjry Mamora Lubis, bersama Ketua Komunitas Pengusaha Muslim Indonesia, Ilham Reza Ferdian. Para peserta mendapatkan pembekalan mengenai teknik pembuatan konten promosi berbasis AI yang dapat digunakan untuk mempercepat proses produksi video pemasaran secara kreatif dan berkelanjutan.
Pelaksana Tugas (Plt) Kasudin PPKUKM Kepulauan Seribu, Miftahul Huda, mengatakan pelatihan tersebut merupakan bagian dari upaya mendorong transformasi digital pelaku UMKM agar mampu bersaing di tengah perkembangan teknologi dan perubahan pola pemasaran saat ini.
Menurutnya, kemampuan memanfaatkan platform digital menjadi kebutuhan penting bagi pelaku usaha untuk memperkenalkan produk kepada pasar yang lebih luas.
Salah seorang peserta, Nuraini, mengaku mendapatkan banyak pengetahuan baru yang dapat langsung diterapkan untuk mengembangkan usahanya.
“Materi yang diberikan sangat bermanfaat, terutama tentang pemanfaatan video berbasis AI untuk promosi produk. Kami jadi lebih memahami strategi pemasaran digital yang efektif untuk diterapkan pada usaha kami,” ujarnya.
Melalui pelatihan ini, para pelaku UMKM diharapkan mampu menghasilkan konten promosi yang menarik dan adaptif terhadap perkembangan teknologi sehingga dapat meningkatkan nilai tambah serta daya saing produk lokal Kepulauan Seribu di pasar digital.







