Sebanyak 21 warga di Pulau Kelapa mengikuti Pelatihan Hard Skill Kewirausahaan Terpadu bidang kuliner di RPTRA Nyiur Melambai, Kamis (16/7). Agenda pembinaan ini ditujukan melahirkan wirausaha baru yang mandiri.
Kelapa, BPSNet – Sebanyak 21 warga Kelurahan Pulau Kelapa antusias mengikuti Pelatihan Hard Skill Kewirausahaan Terpadu bidang kuliner guna meningkatkan ekonomi keluarga, Kamis (16/7).
Kegiatan vokasional yang berlokasi di RPTRA Nyiur Melambai ini diselenggarakan langsung oleh Suku Dinas Pemberdayaan, Perlindungan Anak dan Pengendalian Penduduk (PPAPP) Kabupaten Kepulauan Seribu.
Pihak panitia menjelaskan bahwa agenda produktif tersebut memasuki hari kedua setelah sebelumnya sukses dilaksanakan di Kelurahan Pulau Untung Jawa, Kecamatan Kepulauan Seribu Selatan.
“Pelatihan ini merupakan upaya pemberdayaan masyarakat, khususnya perempuan agar memiliki keterampilan yang dapat dikembangkan menjadi usaha produktif,” ujar Kasi PMKK Sudin PPAPP, Ira Rachmawati, Kamis (16/7).
Pemerintah daerah berkomitmen untuk terus mendorong lahirnya para pelaku usaha baru di wilayah pesir utara yang memiliki daya saing tinggi di industri pasar.
Sesi pembekalan menghadirkan narasumber profesional dari Olivia Baking Course untuk memandu jalannya praktik pembuatan menu Ayam Bumbu Woku dan produk masakan kekinian Wonton Chili Oil.
Para peserta mendapatkan edukasi mendalam mengenai manajemen teknik penyajian makanan, metode pengemasan produk higienis, hingga sistem perhitungan sederhana dalam menentukan harga jual barang dagangan.
Seluruh materi yang diajarkan dinilai sangat potensial untuk dikembangkan menjadi komoditas usaha rumahan karena relevan dengan tren kuliner yang diminati pasar luar saat ini.
Output program diharapkan mampu mendongkrak keterampilan warga agar dapat menghasilkan produk makanan bermutu tinggi serta berkontribusi nyata terhadap peningkatan indeks kesejahteraan domestik keluarga.
Seluruh jajaran peserta pelatihan juga menerima stimulan bantuan paket peralatan memasak beserta bahan baku lengkap guna mendukung kelancaran awal praktik perintisan usaha mandiri warga.
“Senang sekali bisa mengikuti pelatihan ini karena menambah keterampilan saya untuk membuka usaha kecil-kecilan,” ungkap salah seorang ibu rumah tangga lokal asal Pulau Kelapa, Nana (47), Kamis (16/7).
Nana berharap program pemberdayaan ekonomi perempuan ini diselenggarakan secara berkelanjutan oleh jajaran aparatur daerah agar melahirkan lebih banyak kemandirian finansial di Kabupaten Kepulauan Seribu.
Aparat kelurahan Pulau Kelapa siap bersinergi dengan dinas teknis terkait untuk mengawal keberlanjutan roda usaha mikro produk kuliner yang dirintis para alumni tersebut agar berkembang pesat.







