Ringkasan Berita
- Kepala Sudin Parekraf Kepulauan Seribu, Fahmi Ardi Ramlan, merespons aspirasi masyarakat terkait keterwakilan putra daerah dalam ajang Abang None Jakarta.
- Selain memastikan seleksi tetap terbuka dan berbasis kompetensi, Sudin Parekraf menyiapkan program pembinaan dan mentoring untuk meningkatkan partisipasi generasi muda.
Jakarta, BPSNet – Kepala Suku Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Sudin Parekraf) Kepulauan Seribu, Fahmi Ardi Ramlan, buka suara terkait aspirasi masyarakat mengenai keterwakilan putra daerah dalam ajang Pemilihan Abang None Jakarta Kepulauan Seribu. Pernyataan tersebut disampaikan dalam wawancara tertulis eksklusif kepada BPSNet, Jumat (17/7).
Fahmi mengatakan, aspirasi yang berkembang di tengah masyarakat diterima sebagai masukan konstruktif untuk terus meningkatkan kualitas penyelenggaraan ajang pemilihan duta pariwisata tersebut.
“Kami menerima aspirasi tersebut dengan tangan terbuka sebagai masukan yang konstruktif. Putra-putri Kepulauan Seribu memiliki keunggulan kompetitif dalam hal pemahaman budaya, karakter wilayah, dan kearifan lokal yang sangat penting untuk mengenalkan Kepulauan Seribu sebagai destinasi wisata yang berbudaya,” ujar Fahmi.
Meski demikian, ia menegaskan proses seleksi Abang None tetap dilaksanakan secara terbuka, profesional, dan berbasis kompetensi. Menurutnya, setiap peserta memperoleh kesempatan yang sama untuk mengikuti seluruh tahapan seleksi.
Penilaian dewan juri, lanjut Fahmi, tidak hanya mempertimbangkan penampilan, tetapi juga wawasan mengenai pariwisata, budaya, pemerintahan daerah, hubungan internasional, kemampuan berbahasa Inggris, komunikasi, kepemimpinan, etika, kreativitas, hingga pemahaman terhadap potensi Kepulauan Seribu.

Sebagai tindak lanjut atas aspirasi tersebut, Sudin Parekraf telah menyiapkan sejumlah strategi pembinaan agar semakin banyak generasi muda dari Kepulauan Seribu siap mengikuti ajang Abang None pada tahun-tahun mendatang.
Strategi tersebut di antaranya memperluas sosialisasi ke sekolah-sekolah dan wilayah permukiman, serta melibatkan para Abang None sebagai mentor bagi calon peserta.
“Harapannya, langkah ini dapat meningkatkan kualitas dan kesiapan putra-putri Kepulauan Seribu untuk bersaing dan membawa kebanggaan bagi Kepulauan Seribu,” katanya.
Di sisi lain, Fahmi mengungkapkan antusiasme masyarakat terhadap Pemilihan Abang None Jakarta Kepulauan Seribu tahun ini mengalami peningkatan yang cukup signifikan.
Tercatat sebanyak 196 peserta mendaftar, terdiri dari 79 Abang dan 117 None, meningkat sekitar 42 persen dibandingkan tahun sebelumnya yang berjumlah 138 peserta.
Menurutnya, para finalis telah melewati berbagai tahapan seleksi mulai dari administrasi, wawancara, pembekalan, karantina, Public Speaking Day, Malam Keakraban, hingga kegiatan island hopping untuk mengenal lebih dekat destinasi wisata Kepulauan Seribu.
Puncak Pemilihan Abang None Jakarta Kepulauan Seribu akan digelar pada Sabtu (18/7) di Plaza Kabupaten, Pulau Pramuka, sekaligus menjadi penentuan duta pariwisata yang akan mewakili Kepulauan Seribu di tingkat Provinsi DKI Jakarta.







