BeritaPulauSeribu
BeritaPulauSeribu

Pokdarwis Percantik Jembatan Cinta dengan Ayunan Estetik

Avatar photo
Ayunan estetik mulai hadir di kawasan Jembatan Cinta, Pulau Tidung, sebagai fasilitas penunjang wisata hasil inisiatif Pokdarwis Cakrawala Bahari untuk menambah kenyamanan sekaligus spot swafoto bagi pengunjung. Foto: Pokdarwis Cakrawala Bahari.
Ayunan estetik mulai hadir di kawasan Jembatan Cinta, Pulau Tidung, sebagai fasilitas penunjang wisata hasil inisiatif Pokdarwis Cakrawala Bahari untuk menambah kenyamanan sekaligus spot swafoto bagi pengunjung. Foto: Pokdarwis Cakrawala Bahari.

📌 RINGKASAN BERITA

  • Fasilitas wisata bertambah: Pokdarwis Cakrawala Bahari membangun ayunan estetik di kawasan Jembatan Cinta sebagai tempat bersantai sekaligus spot swafoto baru bagi wisatawan.
  • Kolaborasi masyarakat: Pembangunan dilakukan secara swadaya dengan dukungan pelaku wisata, pemerintah kelurahan, serta mahasiswa KKN Universitas Gadjah Mada (UGM).

TIDUNG, BPSNet – Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Cakrawala Bahari Kelurahan Pulau Tidung berinisiatif menambah fasilitas penunjang wisata di kawasan Jembatan Cinta dengan membangun ayunan estetik. Fasilitas baru tersebut diharapkan semakin memperkaya pengalaman wisatawan saat menikmati salah satu destinasi ikonik di Kepulauan Seribu.

Ketua Pokdarwis Cakrawala Bahari, Maat Sugandi, mengatakan pembangunan ayunan tersebut merupakan inisiatif Pokdarwis bersama para pelaku wisata untuk menghadirkan fasilitas yang mampu meningkatkan daya tarik kawasan Jembatan Cinta.

Advertisement

Menurutnya, selama ini wisatawan lebih banyak menikmati pemandangan laut dan bersantai di empat gazebo yang tersedia. Kehadiran ayunan diharapkan menjadi alternatif aktivitas sekaligus menambah pilihan lokasi berfoto bagi pengunjung.

“Kami ingin wisatawan memiliki pengalaman yang lebih berkesan saat datang ke Jembatan Cinta. Ayunan ini nantinya bisa digunakan untuk bersantai sambil menikmati panorama laut sekaligus menjadi spot foto yang menarik,” ujar Maat kepada BPSNet.

Ia menjelaskan, desain ayunan akan dibuat lebih estetik dengan sentuhan ornamen bergambar ikan dan terumbu karang sebagai representasi kekayaan ekosistem bawah laut Kepulauan Seribu. Konsep tersebut dipilih agar menyatu dengan karakter wisata bahari Pulau Tidung.

Ayunan estetik menjadi fasilitas baru di kawasan Jembatan Cinta, Pulau Tidung. Penambahan sarana ini diharapkan memperkaya pengalaman wisatawan saat menikmati panorama pantai. Ayunan estetik menjadi fasilitas baru di kawasan Jembatan Cinta, Pulau Tidung. Penambahan sarana ini diharapkan memperkaya pengalaman wisatawan saat menikmati panorama pantai.Ayunan estetik menjadi fasilitas baru di kawasan Jembatan Cinta, Pulau Tidung. Penambahan sarana ini diharapkan memperkaya pengalaman wisatawan saat menikmati panorama pantai. Foto: Pokdarwis Cakrawala Bahari.
Penambahan sarana ini diharapkan memperkaya pengalaman wisatawan saat menikmati panorama pantai.Ayunan estetik menjadi fasilitas baru di kawasan Jembatan Cinta, Pulau Tidung. Foto: Pokdarwis Cakrawala Bahari.

Maat menambahkan, pembangunan fasilitas tersebut murni merupakan inisiatif Pokdarwis yang didukung para pelaku wisata setempat. Sebelum pelaksanaan, pihaknya juga telah berkoordinasi dengan pemerintah Kelurahan Pulau Tidung serta unsur terkait agar pembangunan berjalan sesuai ketentuan.

Selain mendapat dukungan masyarakat, pembangunan ayunan juga melibatkan mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Gadjah Mada (UGM) yang tengah menjalankan program pengabdian di Pulau Tidung.

Saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon, mahasiswa KKN UGM, Hermansyah, menilai penambahan fasilitas pendukung merupakan langkah positif untuk meningkatkan kualitas destinasi wisata di Pulau Tidung.

“Jembatan Cinta sudah menjadi ikon wisata Kepulauan Seribu. Penambahan fasilitas seperti ayunan estetik akan memberikan pengalaman baru bagi wisatawan sehingga mereka memiliki lebih banyak aktivitas yang bisa dinikmati selama berkunjung,” katanya.

Ia berharap pengembangan fasilitas wisata terus dilakukan melalui kolaborasi antara masyarakat, pemerintah, akademisi, dan pelaku usaha sehingga daya saing destinasi wisata di Kepulauan Seribu semakin meningkat.

Pokdarwis Cakrawala Bahari optimistis keberadaan ayunan estetik tersebut akan menjadi daya tarik baru di kawasan Jembatan Cinta sekaligus mendorong wisatawan untuk tinggal lebih lama dan kembali berkunjung ke Pulau Tidung.

Bagaimana tanggapan Anda?