- Sudin SDA Kepulauan Seribu memastikan usulan pembangunan jalan lingkar sisi utara Pulau Panggang telah masuk tahap perencanaan dan kajian.
- Pembangunan belum dapat direalisasikan dalam waktu dekat karena masih menunggu proses perencanaan serta ketersediaan pagu anggaran.
Panggang, BPSNet – Harapan warga di Pulau Panggang agar jalan lingkar di sisi utara pulau segera dibangun mulai menemukan titik terang. Suku Dinas Sumber Daya Air (SDA) Kabupaten Kepulauan Seribu memastikan usulan tersebut telah masuk dalam tahap perencanaan dan kajian, meski belum dapat direalisasikan dalam waktu dekat.
Kepala Seksi Pantai Sudin SDA Kabupaten Kepulauan Seribu, Wahyu Maulana, mengatakan pembangunan jalan lingkar tersebut belum bisa langsung dikerjakan karena masih harus melalui tahapan perencanaan sebelum masuk ke proses penganggaran.
“Usulannya sudah masuk, cuma belum bisa langsung dikerjakan karena masuk di perencanaan atau kajian dulu,” ujar Wahyu kepada BPSNet, Senin (20/7).
Ia menambahkan, berdasarkan pagu indikatif yang tersedia saat ini, pembangunan jalan lingkar sisi utara Pulau Panggang kemungkinan besar belum dapat diakomodasi pada tahun depan.
“Tahun depan kemungkinan besar belum bisa juga, karena pagu indikatif SDA tahun depan belum diakomodir,” katanya.
Wahyu juga menjelaskan bahwa ruas jalan di depan Puskesmas Pulau Panggang yang sempat diperbaiki tahun lalu bukan sepenuhnya menjadi kewenangan Sudin SDA. Menurutnya, ruas jalan tersebut merupakan bagian dari kawasan dermaga yang menjadi kewenangan Dinas Perhubungan.
Meski demikian, Sudin SDA tetap melakukan penanganan darurat terhadap ruas jalan tersebut karena kondisinya saat itu dinilai sudah rusak dan membutuhkan perbaikan segera.
Pulau Lancang Jadi Prioritas Penanganan Tanggul
Selain menyiapkan perencanaan jalan lingkar Pulau Panggang, Sudin SDA juga tengah memfokuskan penanganan infrastruktur pesisir di Pulau Lancang, Kelurahan Pulau Pari. Melalui Pasukan Biru, perbaikan tanggul kubus masif dilakukan setelah mengalami kerusakan akibat gelombang pasang.
Menurut Wahyu, pekerjaan dilakukan di dua lokasi, yakni memperbaiki tanggul sepanjang sekitar 100 meter di sisi barat Pulau Lancang dan membangun tanggul kubus masif baru sepanjang 300 meter di kawasan Pantai Gusung Klanceng.
Sebanyak 16 personel Pasukan Biru diterjunkan untuk menyusun kembali kubus-kubus yang bergeser akibat hantaman ombak. Tanggul yang diperbaiki juga diperkuat menggunakan sistem pengikat antarkubus agar lebih kokoh menahan gelombang pasang.
Ia berharap pembangunan tanggul tersebut mampu memberikan perlindungan yang lebih baik bagi kawasan pesisir sehingga aktivitas masyarakat tetap berjalan normal meski cuaca sedang ekstrem.
Sebelumnya, BPSNet memberitakan harapan warga Pulau Panggang agar pemerintah membangun jalan lingkar di sisi utara pulau untuk meningkatkan aksesibilitas sekaligus memperkuat perlindungan kawasan pesisir dari ancaman abrasi. Baca : Warga Pulau Panggang Harapkan Jalan Lingkar Sisi Utara Segera Dibangun
Penjelasan Sudin SDA memberikan kepastian bahwa usulan tersebut telah masuk tahap perencanaan dan akan diproses sesuai mekanisme serta kemampuan anggaran pemerintah.











