BeritaPulauSeribu
BeritaPulauSeribu
Advertisement
Wisata Kepulauan Seribu

Pulau Sabira Gencarkan Pemilahan Sampah Langsung dari Rumah Warga

Avatar photo
PJLP Sudin Lingkungan Hidup Kepulauan Seribu, Agung, mengedukasi warga Pulau Sabira tentang pentingnya pemilahan sampah dari sumber sekaligus membagikan kantong pemilahan sebagai bagian implementasi Instruksi Gubernur DKI Jakarta Nomor 5 Tahun 2026. Foto: Agung
PJLP Sudin Lingkungan Hidup Kepulauan Seribu, Agung, mengedukasi warga Pulau Sabira tentang pentingnya pemilahan sampah dari sumber sekaligus membagikan kantong pemilahan sebagai bagian implementasi Instruksi Gubernur DKI Jakarta Nomor 5 Tahun 2026. Foto: Agung

📌 RINGKASAN BERITA

  • Edukasi door to door: Sudin Lingkungan Hidup Kepulauan Seribu terus menggencarkan sosialisasi pemilahan sampah langsung ke rumah-rumah warga di Pulau Sabira sebagai implementasi Instruksi Gubernur DKI Jakarta Nomor 5 Tahun 2026.
  • Partisipasi terus meningkat: Dari 155 rumah di Pulau Sabira, sekitar 120 rumah telah mulai memilah sampah dari sumber. Edukasi dilakukan dengan melibatkan RT, RW, Kelurahan, Jumantik, Dasawisma, serta memanfaatkan media video untuk meningkatkan kesadaran masyarakat.

SABIRA, BPSNet – Program pemilahan sampah langsung dari rumah warga terus digencarkan di Pulau Sabira, RW 03, Kelurahan Pulau Harapan, Kecamatan Kepulauan Seribu Utara. Hingga kini, sekitar 120 dari 155 rumah telah menerapkan pemilahan sampah sebagai bagian dari pelaksanaan Instruksi Gubernur DKI Jakarta Nomor 5 Tahun 2026 tentang Gerakan Pemilahan dan Pengolahan Sampah dari Sumber.

Petugas Penyedia Jasa Lainnya Perorangan (PJLP) Suku Dinas Lingkungan Hidup Kepulauan Seribu, Agung, mengatakan pendekatan kepada masyarakat masih dilakukan secara door to door karena perubahan perilaku membutuhkan proses yang berkelanjutan.

Menurutnya, edukasi secara langsung menjadi cara paling efektif untuk membangun kesadaran warga agar mulai memilah sampah organik dan anorganik sejak dari rumah.

“Memang masih bersifat door to door dan butuh waktu serta usaha lebih ekstra. Saya melakukan sweeping hampir setiap hari agar warga mau dan teredukasi untuk ikut memilah sampah,” kata Agung kepada BPSNet.

Selain mendatangi rumah warga, Agung juga memanfaatkan media digital sebagai sarana edukasi. Ia membuat video saat melakukan pendampingan pemilahan sampah, kemudian membagikannya melalui grup WhatsApp dan komunitas warga Pulau Sabira agar pesan yang disampaikan dapat menjangkau lebih banyak masyarakat.

Sementara itu, Kepala Seksi Peran Serta Masyarakat dan Penaatan Hukum Sudin Lingkungan Hidup Kepulauan Seribu, Riza Lestari Ningsih, mengatakan pelaksanaan program di Pulau Sabira memiliki tantangan tersendiri karena letaknya yang cukup jauh dibanding pulau permukiman lainnya.

PJLP Sudin Lingkungan Hidup Kepulauan Seribu, Agung, menyerahkan kantong pemilahan sampah kepada warga Pulau Sabira saat sosialisasi door to door guna meningkatkan partisipasi masyarakat dalam Gerakan Pilah Sampah dari Sumber. Foto: Agung
PJLP Sudin Lingkungan Hidup Kepulauan Seribu, Agung, menyerahkan kantong pemilahan sampah kepada warga Pulau Sabira saat sosialisasi door to door guna meningkatkan partisipasi masyarakat dalam Gerakan Pilah Sampah dari Sumber. Foto: Agung

Menurut Riza, keberhasilan program membutuhkan kolaborasi seluruh pemangku kepentingan di tingkat lokal, mulai dari Kelurahan Pulau Harapan, pengurus RT dan RW, kader Jumantik, Dasawisma, hingga tokoh masyarakat.

“Program ini memang bersifat sukarela sehingga membutuhkan kesadaran bersama. Namun yang pasti Sudin Lingkungan Hidup tetap memberikan ruang dan pendampingan yang sama untuk menyukseskan program ini,” ujarnya.

Ia optimistis masyarakat Pulau Sabira secara bertahap akan memiliki kesadaran yang sama seperti warga di pulau-pulau permukiman lainnya dalam menerapkan pemilahan sampah dari sumber.

Program tersebut merupakan bagian dari upaya Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mengurangi timbulan sampah melalui perubahan perilaku masyarakat, sehingga pengelolaan sampah dapat dimulai sejak dari tingkat rumah tangga.

Bagaimana tanggapan Anda?