Semangat gotong royong kembali ditunjukkan warga Pulau Untung Jawa. Melalui swadaya masyarakat, ASN, PJLP, dan dukungan berbagai pihak, sebanyak 12 anak yatim dan piatu menerima santunan serta perlengkapan sekolah.
Untung Jawa, BPSNet – Semangat berbagi kembali tumbuh di Pulau Untung Jawa. Warga, aparatur sipil negara (ASN), Penyedia Jasa Lainnya Perorangan (PJLP), serta sejumlah pihak bergotong royong mengumpulkan dana untuk menyantuni 12 anak yatim dan piatu di pulau tersebut, Rabu (15/7).
Kegiatan bertajuk “Santunan Yatim Merajut Kasih, Berbagi Kebaikan untuk Sesama” itu menjadi wujud kepedulian masyarakat terhadap anak-anak yatim. Selain menerima santunan uang, mereka juga mendapatkan perlengkapan sekolah berupa tas dan alat tulis hasil donasi warga menjelang tahun ajaran baru.
Ketua Yayasan Nurul Islam Pulau Untung Jawa, Fahrurozi, mengatakan kegiatan tersebut merupakan inisiatif bersama warga yang memiliki rezeki lebih untuk berbagi kepada sesama.
Menurutnya, santunan terlaksana berkat dukungan masyarakat, Kelurahan Pulau Untung Jawa, CSR Pertamina, ASN, hingga PJLP yang secara sukarela menyisihkan sebagian rezekinya.
Sebelum penyerahan santunan, kegiatan diawali tausiah yang disampaikan Ustaz Tatang Tajudin. Acara turut dihadiri TP PKK Kelurahan, Babinsa, Satpol PP, RT/RW, LMK, FKDM, majelis taklim, tokoh agama, dan tokoh masyarakat.
Lurah Pulau Untung Jawa, Muslim, mengapresiasi tingginya kepedulian warga yang terus menjaga tradisi berbagi kepada sesama.
“Kepedulian seperti ini merupakan akar budaya Islami yang harus terus dirawat. Semangat berbagi dari masyarakat kepada sesama menjadi kekuatan yang mempererat kebersamaan di Pulau Untung Jawa,” ujarnya.
Melalui kegiatan tersebut, masyarakat berharap budaya gotong royong dan kepedulian sosial terus tumbuh sehingga dapat memberikan manfaat bagi warga yang membutuhkan, khususnya anak-anak yatim dan piatu.







