Perbaikan tanggul di sisi timur laut Pulau Pramuka mendapat dukungan warga. Selain diharapkan mampu mengurangi abrasi dan rob, tanggul yang diperkuat juga akan meningkatkan kenyamanan lingkungan bagi masyarakat maupun wisatawan.
Pramuka, BPSNet – Warga Pulau Pramuka berharap ancaman luapan air pasang (rob) dapat berkurang setelah perbaikan tanggul di sisi timur laut RT 03/RW 04 rampung. Pekerjaan yang dilakukan Suku Dinas Sumber Daya Air (Sudin SDA) Kepulauan Seribu itu kini telah mencapai sekitar 80 persen.
Ketua RW 04 Pulau Pramuka, Titin, mengatakan warga mendukung penuh perbaikan tanggul karena menjadi salah satu kebutuhan penting untuk melindungi lingkungan dari abrasi dan luapan air pasang yang belakangan cukup sering terjadi.
“Kami sangat mendukung perbaikan ini. Semoga setelah tanggul selesai, lingkungan menjadi lebih tertata dan wisatawan semakin nyaman berkunjung ke Pulau Pramuka,” ujarnya.
Kepala Sudin SDA Kepulauan Seribu, Frans Agustinus Siahaan, mengatakan pekerjaan yang dimulai sejak 9 Juni tersebut meliputi pembangunan dan perbaikan tanggul sepanjang 50 meter di sisi timur laut Pulau Pramuka.
Menurutnya, struktur tanggul diperkuat agar lebih mampu menahan abrasi dan gelombang laut yang berpotensi merusak kawasan pesisir.
“Pekerjaan ini meliputi pembangunan dan perbaikan tanggul sepanjang 50 meter. Kami memperkuat struktur tanggul agar mampu menahan laju abrasi,” kata Frans.
Selain berfungsi melindungi kawasan pesisir, bagian atas tanggul juga dirancang dapat dimanfaatkan warga maupun wisatawan sebagai tempat duduk untuk menikmati suasana pantai.
Pekerjaan yang dilakukan secara manual oleh 11 personel Sudin SDA tersebut ditargetkan selesai pada akhir pekan mendatang. Dengan rampungnya pembangunan tanggul, kawasan pesisir Pulau Pramuka diharapkan lebih aman dari ancaman rob sekaligus memberikan kenyamanan bagi masyarakat dan wisatawan.








