Puluhan warga binaan di Kelurahan Pulau Untung Jawa antusias mengikuti Pelatihan Hard Skill Kewirausahaan Terpadu di RPTRA Amiterdam. Memfokuskan praktik menu komersial Ayam Bumbu Woku dan Wonton Chili Oil, kegiatan swadaya pemerintah ini ditujukan melahirkan wirausaha kuliner mandiri.
Untung Jawa, BPSNet – Sebanyak 21 warga Pulau Untung Jawa mengikuti pelatihan keterampilan kuliner sebagai bekal mengembangkan usaha makanan rumahan. Kegiatan yang digelar di RPTRA Amsterdam tersebut menjadi bagian dari upaya meningkatkan kemampuan masyarakat dalam menciptakan peluang usaha baru, Rabu (15/7/2026).
Salah seorang peserta, Nurasiah (32), warga RT 003 RW 02 Kelurahan Pulau Untung Jawa yang juga memiliki warung makan, mengaku pelatihan tersebut memberikan wawasan baru untuk mengembangkan usahanya.
“Saya memang sudah berjualan makanan. Pelatihan ini sangat bermanfaat karena kami belajar menu baru, cara penyajian, hingga pengemasan agar makanan lebih menarik dan memiliki nilai jual. Mudah-mudahan ilmu ini bisa menambah pelanggan dan mengembangkan usaha yang sudah saya jalankan,” ujarnya.
Pada pelatihan kali ini, peserta mempraktikkan pembuatan Ayam Bumbu Woku dan Wonton Chili Oil, dua menu yang dinilai memiliki peluang pasar dan dapat dikembangkan menjadi usaha rumahan.
Kepala Seksi Pemberdayaan Masyarakat dan Kesejahteraan Keluarga (PMKK) Sudin PPAPP Kabupaten Kepulauan Seribu, Ira Rachmawati, mengatakan pelatihan tersebut merupakan bagian dari program pemberdayaan masyarakat agar memiliki keterampilan yang dapat dikembangkan menjadi usaha produktif.
“Melalui Pelatihan Hard Skill Kewirausahaan Terpadu ini, kami ingin memberikan bekal keterampilan yang aplikatif kepada masyarakat. Tidak hanya mampu membuat produk kuliner yang berkualitas, tetapi juga memahami cara pengemasan dan pemasaran sehingga memiliki nilai jual dan berpotensi menjadi sumber pendapatan keluarga,” katanya.
Ira berharap keterampilan yang diperoleh peserta tidak berhenti sebagai pengalaman pelatihan, tetapi dapat diterapkan menjadi usaha yang mampu meningkatkan pendapatan keluarga sekaligus melahirkan wirausaha baru di Kepulauan Seribu.






